16 Napi Di Rutan Makale Terima Remisi Idul Fitri

191
0
Handover (Humas Rutan Makale).

Updatekareba.Com, Toraja – Sebanyak 16 Warga Binaan Pemasyarakatan ( WBP) Rutan Kelas IIB Makale menerima Remisi khusus hari raya Idul Fitri 1 syawal 1441 H, Minggu (24/5/2020).

12 orang mendapat pengurangan masa pidana 1 bulan dan 4 orang yang mendapat pengurangan masa pidana 15 hari.

Acara penyerahan remisi dilaksanakan setelah pelaksanaan Salat Id yang dilaksanakan di Lapangan Rutan Makale dipimpin oleh Ustadz Muh. Hakim, S.Pd. dari Kemenag Tana Toraja dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan pandemi Covid-19.

Penyerahan Remisi ini berlangsung dgn kegiatan pembacaan SK. Menteri Hukum dan HAM RI tentang Remisi Khusus idul Fitri bagi napi yg beragama Islam SK.

Dibacakan oleh Kamal Yahya, S.Pd. Kasubsi Pelayanan Tahanan.

Dalam sambutan Menteri Hukum dan HAM RI yang dibacakan oleh Kepala Rutan Makale, Luther Toding Patandung.

Kemudian SK tentang Remisi Khusus idul Fitri Diserahkan oleh Luther Toding Patandung kepada narapidana yang berhak.

Dan satu orang dikeluarkan untuk Asimilasi Rumah karena mendapat Remisi Idul Fitri.

Luther Toding Patandung menyatakan, remisi khusus ini diberikan kepada narapidana yang beragama Islam.

Remisi khusus ini pun memiliki syarat-syarat tertentu yang harus ditaati oleh setiap narapidana khususnya yang beragama Islam, seperti berkelakuan baik, melaksanakan salat 5 waktu setiap hari, mengikuti segala kegiatan kerohanian Islam, tidak melanggar aturan yang tercatat dalam buku register F dan telah menjalani masa pidana paling singkat selama 6 bulan.

“Remisi ini merupakan hak dari setiap narapidana yang diatur oleh peraturan perundang-undangan termasuk tata cara dan syarat-syaratnya juga diatur dan wajib diikuti dan dipatuhi oleh setiap narapidana,” ujar Luther.

Luthe menjelaskan, usulan remisi diawali dengan rekapitulasi narapidana yang telah memenuhi syarat selanjutnya disidangkan dalam sidang TPP (Tim Pengamat Pemasyarakatan) dan hasil rekomendasi dilaporkan kepada KaRutan.

Usulan diteruskan ke Kantor Wilayah dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Aplikasi Sistem Data Best Pemasyarakatan ( SDP) pada vitur Remisi Khusus keagamaan.

Kemudian ditindaklanjuti oleh Kanwil diverifikasi dan sidang TPP. selanjutnya di DirjenPas menyidangkan melalui sidang TPP dan di buatkan persetujuan SK

Luther menyebutkan kan, jumlah warga binaan yang beragama Islam di Rutan Makale berjumlah 33 orang dengan rincian 32 pria dan 1 orang wanita.

Selama bulan suci Ramadhan, juga melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan seperti pengajian, salat Taraweh, Buka Puasa masing masing di kamar.

“Diharapkan, dengan reward remisi ini setiap narapidana dapat mengikuti setiap proses pembinaan sehingga tujuan Pemasyarakatan untuk mengembalikan narapidana ketengah-tengah masyarakat menjadi manusia yang mandiri dan patuh hukum akan terwujud,” harapnya membangun bersama masyarakat. (*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here