210 Calon PPK Pilkada Toraja Utara 2020 Masuk Tahap Seleksi Wawancara

174
0
Tes wawancara calon PPK oleh KPU Toraja Utara, Sabtu (9/2/2020).

Updatekareba.Com, Toraja -Sebanyak 210 orang calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara pada Pilkada nanti dinyatakan lulus seleksi tes tertulis oleh KPU Kabupaten Pasaman, Senin (3/2/2020).

Ketua KPU Toraja Utara, Bonnie Freedom, mengatakan 210 orang pelamar ini ditetapkan KPU Toraja Utara untuk lanjut ke tahapan seleksi wawancara.

“Pengumuman ini adalah hasil Rapat Pleno Komisioner KPU Toraja Utara di Media Center KPU,” ujar Bonnie Freedom.

Pengumuman dengan Nomor 005/PP.04.2-PU/7326/KPU-Kab/II/2020 tersebut dipublikasikan di tempat-tempat strategis seperti di Kantor Sekretariat, Website, media sosial (medsos) milik KPU Toraja Utara dan di papan informasi kantor-kantor kecamatan.

Dikatakan, bahwa tahapan pembentukan Badan Ad hoc ini sesuai dengan ketentuan Peraturan KPU Nomor 16 tahun 2019 tentang Perubahan atas PKPU Nomor 15 tahun 2019 tentang Tahapan, program dan jadwal pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau wali kota dan wakil wali kota tahun 2020 dan surat dinas KPU RI Nomor 12 tentang Pembentukan PPK dalam Pemilihan serentak tahun 2020.

Setiap kecamatan, kata Bonnie, peserta yang ditetapkan lulus seleksi tes tertulis sebanyak 10 orang per kecamatan. Selanjutnya, kata dia, pihaknya akan melakukan tes dan wawancara kepada calon PPK tersebut.

“Hal ini esuai dengan ketentuan pasal 28 ayat 6 PKPU 3 tahun 2015 sebagaimana telah diubah oleh PKPU 13 tahun 2017, selanjutnya yaitu tahapan wawancara,” ujarnya.

Bonnie menuturkan, 210 calon PPK tersebut akan menjalani tes wawancara pada tanggal 8 sampai 10 Februari 2020 di kantor KPU setempat. Namun, sebelum itu pihaknya berharap kepada publik agar menyampaikan tanggapan dan masukan masyarakat terhadap calon Anggota PPK yang telah masuk 10 besar.

“Namun sebelum dilaksanakan tes wawancara, KPU Toraja Utara membuka ruang kepada masyarakat untuk memberikan tanggapan dan masukan terhadap 10 nama-nama calon PPK disetiap kecamatan itu,” katanya.

Jika diantara nama-nama calon PPK itu ada terindikasi tidak memenuhi persyaratan sebagai PPK atau melanggar ketentuan yang telah ditetapkan, maka calon PPK tersebut bakal dicoret dan dinyatakan gugur dari pencalonan.

“Misal, terindikasi sebagai pengurus Parpol atau pernah menjadi tim kampanye atau diduga sudah menjadi PPK dua periode atau bahkan ada yang pernah menjadi mantan terpidana,” terang Ketua KPU Toraja Utara.

Sementara itu, Ketua Divisi Parmas dan SDM KPU Toraja Utara, Anshar Tangkesalu, mengatakan, untuk peserta yang dinyatakan lolos ke tahap wawancara agar mempersiapkan diri semaksimal mungkin.

“Dan untuk peserta yang belum beruntung, KPU Toraja Utara juga mengumumkan hasil nilai seleksi tes tertulisnya, semoga tidak patah semangat. Masih ada perekrutan PPS dan KPPS yang memerlukan SDM lebih banyak dari pada PPK untuk Pilkada Toraja Utara tahun 2020 ini. Pastinya akan membuka peluang lebih besar lagi,” pungkas Anshar.

Dalam tahap wawancara ini pihak KPU Toraja Utara juga diawasi langaung Bawaslu Toraja Utara, dan personil TNI – Polri.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here