3 Tahun Nico – Victor Pimpin Tana Toraja, Ini Kata Politikus Partai Demokrat

1396
0

Updatekareba.Com, Toraja – Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae dan Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara, genap tiga tahun memimpin Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, Minggu (17/2/2019) kemarin.

Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Demokrat, Kristian HP. Lambe, memberikan abstraksi visi misi Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Yang termuat dalam RPJMD Tana Toraja berisi Konsep 333 yakni ;

Tiga Pilar Pembangunan (jangan biarkan rakyatku bodoh, sakit dan lapar).

Tiga Perekat Pembangunan. Sentuhan Peduli Sesama, Getaran Sukma ilahi, Damai Torajaku.

Tiga Dimensi Pembangunan (Fisik & Prasarana , Sosial Budaya, Ekonomi).

“Sustainable Development City Of Tana Toraja atau pembangunan berkelanjutan, adalah proses pembangunan atau kegiatan Yg dibutuhkan di masa kini tapi tdk mengorbankan generasi masa depan,” ujar Kristian HP. Lambe, dalam pesan What’s App, Jumat (22/2/2019) malam.

Pokitikus Partai Demokrat ini menjelaskan Perspektif pembangunan Yang terbarukan atau terukur (tangible). Pembangunan Infrastuktur dan pembangunan sumber daya manusia Yg berwawasan lingkungan dan budaya.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 66,82
Harapan Lama Sekolah (HLS) 13,25
Angka Harapan Hidup (AHH) 72,56
Pengeluaran Perkapita 6801
Laju inflasi sebesar 1,04 persen
(Laju Pertumbuhan PDRB atas dasar harga konstan 7,5),” ucap Kristian HP. Lambe.

Campaign Promises 22 program unggul dan sejahtera already proven dari Nico – Victor seperti :

1. Pembangunan Infrastuktur yg proporsional. Peningkatan ruas jalan nasional, perluasan jalan propinsi, penataan jalan kabupaten dan jalan kecamatan, akselerasi jalan lingkungan.

2. Pembangunan sarana dan prasarana perkantoran dan ruang publik Yg representatif seperti perumahan dinas, kantor dinas pariwisata , gedung tammuan mali’ , rumah singgah, rumah sakit sayang ibu, wisma Pemda, pasar seni, kolam Makale.

3. Penyelesaian kawasan religi buntu Burake dan tambahan booth anjungan kaca untuk uji adrenalin.

4. Penyelesaian kawasan objek wisata AGRO Pango-pango yg indah, sejuk, nyaman, dan tempat berinspirasi.

5. Pengembangan objek wisata air terjun Sarambu Assing bittuang , talondo tallu Rembon, mapongka Masanda, Sa’pak Bayo bayo Sangalla Utara.

6. Penataan sarana dan prasarana Pendidikan, telah dibangun Ruang Kelas Baru, Laboratorium, Perpustakaan/ Taman Baca (Gazebo) di 19 Kecamatan.

7. Santunan beasiswa bagi keluarga tidak mampu dan berprestasi, Santunan penggunaan ambulance gratis, Sentuhan peduli kasih berupa Peti Jenasah dan fasilitas antar Jenasah pake mobil kereta merta gratis.

8. Tunjangan khusus bagi tenaga medis/ para medis, bidan desa dan kader posyandu, PPL.

9. Bantuan modal bagi industri rumah tangga, Bantun handtractor, kultifator, pompa air untuk meningkatkan hasil pertanian, bibit dan pupuk subsidi.

10. Insentif guru sekolah minggu dan guru mengaji,Insentif bagi Hansip, kepala RT, kepala lingkungan, Hakim pendamai.

11. Lanjutan pembangunan Bandara Buntu Kunik (BBK) sebagai akses masuk-keluar turis mancanegara/domestik dan diaspora Toraja untuk mendatangkan income bagi masyarakat Toraja.

“Meningkatnya PAD pada sektor Pariwisata mengalami kemajuan dan peningkatan Yang signifikan,” terang Kristian HP. Lambe.

Program inovasi dan kreatif masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) terus dirangsang dan dikembangkan serta pencegahan terjadinya kebocoran PAD khususnya objek wisata religi patung Yesus Burake dan Agrowisata Pango-pango.

“Program tanam padi semusim dan pola tanam serentak jagung dirasakan perlu untuk dilanjutkan. Atas support dari Brigade Turun Sawah”, tambah Ketua Komisi 3 DPRD Tana Toraja.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here