4 Langkah Percepat Aksi Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Menurut Prof Rachmat Witoelar

297
0

Updatekareba.Com, Makassar – Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kuliah umum menghadirkan Utusan Khusus Presiden RI untuk Pengendalian Perubahan Iklim, Prof. Rachmat Witoelar, sebagai narasumber.

Dalam kuliahnya, Prof. Rachmat mengungkapkan beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempercepat aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Pertama, mengembangkan data global dan sistem pemantauan yang kuat dan terintegrasi untuk memberikan informasi berbasis sains kepada para pembuat kebijakan.

Kedua, meningkatkan kolaborasi antarnegara dan pemangku kepentingan dalam upaya mitigasi perubahan iklim.

Ketiga, melibatkan semua pihak (non-state actors). Termasuk perguruan tinggi dalam aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Keempat, menciptakan dan memperluas enabling environment untuk inovasi dan langkah terobosan.

“Perubahan iklim adalah urusan semua orang. Karena itu, setiap orang harus melakukan aksi. Perubahan iklim tidak dapat ditangani oleh pemerintah saja,” kata Prof Rachmat, Kamis 21 Februari 2019.

Menyikapi fenomena perubahan iklim, menurut alumnus Institut Teknologi Bandung tersebut, peran perguruan tinggi sangat penting. Peran itu diperlukan dalam penelitian, penyediaan data, dan penyebarluasan informasi pada pengambil kebijakan dan masyarakat.

Menurutnya, peran perguruan tinggi sudah bagus. Tetapi, lebih dituntut lagi karena tantangannya semakin besar.

Prof Rachmat mengharapkan perguruan tinggi, citvitas akademika, para pengajar dan mahasiswa betul-betul menekuni masalah ini.

“Di satu pihak untuk ilmunya, di lain pihak untuk memasyarakatkan. Karena ini perlu partisipasi masyarakat,” ujar Prof. Rachmat.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here