40 Peserta Diklat Kepemimpinan Tana Toraja Berkunjung Ke MTR Jakarta

429
0
Handover.

Updatekareba.Com, Jakarta – Rombongan Diktpim III Kabupaten Tana Toraja, menyempatkan berkunjung ke Mass Rapid Transit (MRT) yg berkantor di kawasan Bundaran HI Jakarta, Rabu (17/10/2019) kemarin.

Sebayak 40 peserrta didampingi 4 oramg coach (pendamping), menyepatkan berkunjung ke Layanan Tranportasi Modren ini. layanan Transportasi masyarakat urban di jakarta, yang diresmikan Presiden Jokowi pada bulan Maret 2019 lalu.

Rombongan langsung di temui PRESDIR PT. MRT Jakarata, William Sabandar.

Sebelumnya peserra disabut Oleh salah satu Staf pak WILLI (sapaan akrab WILLIAM Sabandar), Kamaluddin, yang kemudian menjelaskan secara runut dan terstruktur mengenai MRT sebagai harapan masyarakat Urban.

Rombongan yg dipimpiin langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan SDM Tana Toraja, Ivan Kala’lembang, menyatakan kunjungan ini bukan semata mata sekedar naik kereta cepat, tetapi lebih pada rangkaian implementasi konsep perubahan dan budaya mengubah wajah Indonesia yg lebih baik.

“Kami terkagum kagum dengan MRT, adalah sebuah karya anak bangsa,” kata Ivan Kala’lembang.

Hal ini kemudian sejalan dengan apa yang disampaikan oleh William Sabandar saat bersama sama rombongan peserta diklatpim III Tahun 2019 mencoba MRT dengan Route Bunadaran HI ke Station Duku Atas (pergi pulang), dengan santai membekali peserta dengan prinsip kerjanya.

“Bahwa seorang Pemimpin harus mampu mentranfer kebijakan yang bagus menjadi sesuatu yang bisa dieksekusi sehingga masyarakat bisa benar – benar merasakan manfaatnya. Jadi sederhana saja,” tutur willi.

Moda Raya Terpadu adalah karya Putra Tana Toraja yang mengutamakan on time perfomance, handal, savety, security ini mendorong perubahan budaya di masyarakat yg diakui dunia.

Prinsip kerja itu sangat penting, being profesional, konsistensi, kemudian pelayanan, hati kita harus benar bersih melakukan pelayanan, berintegritas, lalu harus punya capaian/visi, jadi harus ada niat atau keinginan mencapai sesuatu yang baik.

Sebelum Rombongan meninggalkan Kantor MRT dan lanjut menuju Bandung sebagai Locus Benchmarking (Adopsi Inovasi), Willy berpesan bahwa sekali lagi MRT jgn hanya dilihat sebagai moda tranportasi, namun sebagai place for colaboration, tempat dimana seluruh kekuatan untuk merubah atau membawa perubahan.

“Semoga semua peserta Dikaltpim III nantinya bisa jg melaksanakan perubahan perubahan yang berujung pada Pelayanan pada masyarakat, karena tujuan Diklatpim ini sendiri sejalan dengan konsep pak Willy yaitu menjadi Insan ygan membawa perubahan positif minimal pada Unit satuan kerja kita masing masing,” Tutur Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemkab Tana Toraja, Joni Tonglo, SE. M.Si.

Diklat Kepemimpinan Tingkat III, dilaksanakan Pemkab Tana Toraja bekerjasama dgn Badan Pemgembangan Provinsi Sulsel.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here