53.000 Sertipikat Tanah Dibagikan di Sulawesi Selatan

252
0

Updatekareba.Com, Makassar – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Djalil membagikan 53.000 sertipikat tanah kepada masyarakat Sulawesi Selatan di Hotel The Rinra,

Hadir dalam penyerahan sertipikat tanah tersebut Pelaksana Tugas Harian (Plt). Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Lily Amelia, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, Kapolda Sulawesi Selatan Nana Sujana, Pangdam XIV Hasanuddin Mochamad Syafei Jason, para Bupati/Wali Kota se-Sulawesi Selatan, serta 110 orang perwakilan masyarakat penerima sertipikat tanah.

Dalam siaran resminya yang diterima InfoPublik, Kamis (6/1/2022), Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil mengatakan bahwa sertipikat tanah merupakan surat berharga sehingga jangan sembarangan diberikan ke orang.

“Tapi, sertipikat tanah ini bisa digunakan untuk mendapatkan modal usaha dari perbankan,” kata Sofyan A. Djalil usai menyerahkan sertipikat tanah kepada 10 orang perwakilan masyarakat.

Kepada masyarakat yang hadir, Menteri ATR/Kepala BPN mengungkapkan bahwa banyak masyarakat yang tidak punya sertipikat tanah, kesulitan mengajukan pinjaman ke bank untuk modal usaha, akhirnya pergi ke rentenir. Akan tetapi, apabila sudah memegang sertipikat tanah, dapat datang ke bank serta memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Namun apabila mendapat pinjaman, harus dihitung secara matang, gunakan untuk usaha produktif, jangan untuk hal-hal yang konsumtif apalagi untuk kawin lagi,” canda Menteri ATR/Kepala BPN.

Lebih lanjut, Menteri ATR/Kepala BPN mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kepada Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat pendaftaran tanah serta membereskan administrasi pertanahan. Selain kedua hal tersebut, Presiden juga meminta agar masalah pertanahan diselesaikan. Masalah pertanahan sudah terjadi pada waktu lalu dan banyak pihak yang tidak terlalu peduli, padahal ini menyangkut harkat hidup orang banyak.

“Agar tidak muncul masalah pertanahan, Presiden meminta untuk memperbaiki administrasi pertanahan serta mempercepat pendaftaran tanah, sehingga kita menjalankan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Dengan program PTSL, kita berhasil mendaftarkan 5,4 juta bidang tanah pada tahun 2017, 9,2 juta bidang tanah pada tahun 2018 dan 11,4 juta bidang tanah pada tahun 2019 serta karena pandemi, pada tahun 2020 kita mendaftarkan 8 juta bidang tanah,” ungkap Sofyan A. Djalil.

Hadirnya program PTSL dirasakan manfaatnya oleh masyarakat penerima sertipikat tanah. Abdul Haris (54), pedagang sembako menuturkan bahwa program PTSL sangat bermanfaat terutama karena pelayanannya sangat mudah dan cepat. Pria yang berdomisili di Makassar ini menuturkan bahwa layanan yang diberikan oleh pihak Kantor Pertanahan sangat baik.

“Saya berterima kasih atas sertipikat tanah saya pak. Saya masih mau simpan sertipikat ini karena belum ada rencana ke depan. Harapan saya semoga program ini berjalan terus karena sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan sertipikat,” ungkap Abdul Haris.

Selain penyerahan sertipikat tanah untuk rakyat, Menteri ATR/Kepala BPN juga menyerahkan sertipikat Hak Pakai kepada Bupati/Wali Kota se-Sulawesi Selatan, serta menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Selatan dengan Pengadilan Tinggi Agama, PTPN XIV, Bank Sulselbar, Kanwil V BTN dan menyaksikan Penandatanganan Kerja Sama serta Nota Kesepahaman antara Kantor Pertanahan dengan Bupati/Wali Kota se-Sulawesi Selatan.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here