60 Napi Rutan Makale Ikut Menari Kolosal Indonesia Bekerja Pecahkan Rekor MURI

446
0
Tarian klausal untuk pemecahan rekor MURI di Rutan Klas IIB Makale, Kamis (15/8/2019) pagi.

Updatekareba.Com, Toraja – Sebanyak 60 narapidana Rutan Klas IIB Makale berpartisipasi dalam pemecahan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), Tari Kolosal Indonesia Bekerja, di lapangan Rutan klas IIB Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Kamis (15/8/2019).

Tarian Kolosal Indonesia Bekerja Indonesia Jaya ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia dengan melibatkan sekitar 600-an satuan kerja baik Lapas, Bapas, Rutan dan Rubasan.

Total jumlah peserta yang berpartisipasi sekitar 388 ribu orang, baik narapidana, pegawai lapas, dan tamu undangan.

Kepala Rutan Klas IIB Makale Luther Toding Patandung memgatakan kegiatan ini terpusat di Lapas Tangerang melalui Telecomference dengan menggunakan aplikasi zoom Dan Rutan Makale diikuti oleh Pegawai, Dharma wanita, dan Warga Binaan Pemasyarakatan berjumlah 60 orang.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian acara dalam rangka menyambut HUT ke-74 RI,” kata Luther Toding Patandung.

Acara ini digagas oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Kemasyarakatan Kemenkumham RI.

“Ini upaya dari kami untuk berkontribusi kepada negara dalam rangka Indonesia Bekerja, salah satunya melalui pembinaan ini dengan menyelenggarakan tarian kolosal berkreasi untuk negara,” ujar Luther.

Tarian kolosal ini diciptakan atau dikoreagraferi narapidana perempuan di LP Perempuan Jakarta.

Sementara lirik lagu Indonesia Bekerja sendiri diciptakan oleh Kepala Dirjen Kemasyarakatan Sri Pungguh Budi Utami.

Menurutnya tarian kolosal yang diciptakan narapidana perempuan di Jakarta ini membawa semangat agar para narapidana yang ada di dalam setiap lapas/Rutan dapat tetap bekerja dan berjuang melalui karya-karya yang positif seperti tarian tersebut.

“Walaupun mereka berada di Rutan mereka harus tetap berkarya dan bekerja untuk negara kita, salah satunya menari mudah-mudahan ini tumbuh nilai-nilai seni mereka dan bermanfaat di luar nanti,” tambahnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here