701 Kios Telah Bermitra Dengan Satgas Covid-19 Jaga Ketersediaan Pangan dan Stabilitas Harga

123
0
Handover (Diskominfo Tana Toraja).

Updatekareba.Com, Toraja – Selain Kesiapsiagaan dan Penanganan Covid-19 serta Jaring Pengaman Sosial (JPS), salah satu dari tiga program utama Satgas Covid-19 Tana Toraja adalah Penguatan Lembaga Ekonomi Kerakyatan.

Penguatan Lembaga Ekonomi Kerakyatan ini adalah kegiatan Satgas Covid-19 Tana Toraja yang bertujuan menjaga agar kegiatan ekonomi tetap berjalan ditengah pandemi wabah Corona dengan adanya pembatasan aktivitas masyarakat.

Salah satu kegiatan Penguatan Lembaga Ekonomi Kerakyatan yang saat ini berjalan adalah menggandeng kios-kios kecil di seluruh wilayah kabupaten Tana Toraja untuk penjualan kebutuhan pokok demi menjaga ketersediaan pangan dan stabilitas harga.

Hingga hari Rabu 13 Mei 2020 sejak mulai diprogramkan akhir bulan Maret 2020 lalu tercatat sudah 701 kios yang tersebar di 159 Lembang /Kelurahan di Kabupaten Tana Toraja telah bermitra dengan Satgas Covid-19 untuk menjaga ketersediaan Pangan dan stabilitas harga.

Kios – kios kecil yang menjadi mitra Satgas Covid-19 dalam menjaga ketersediaan pangan akan diberikan fee (keuntungan) sebesar 15% dari jumlah total penjualan di kiosnya, dengan demikian pemberdayaan ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Marida Bungin selaku Koordinator Program Penguatan Lembaga Ekonomi Kerakyatan mengatakan salah satu dampak yang timbul akibat kebijakan Pemerintah membatasi aktivitas masyarakat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona adalah kelangkaan bahan pangan dan melonjaknya harga.

Marida Bungin meminta masyarakat tidak perlu lagi kuatir akan ketersediaan bahan pokok karena kios – kios yang ada di kampung – kampung telah tersedia bahan pokok dengan harga normal. Aturannya warga tidak diperkenankan membeli dalam jumlah banyak di kios, sementara kios tidak diperkenankan memainkan harga diluar harga standar (harga berlaku).

Kios – kios yang menjadi mitra Satgas Covid-19 dalam menjaga ketersediaan Pangan akan diberikan fee sebesar 15% dari jumlah total penjualan di kiosnya, dengan demikian pemberdayaan ekonomi masyarakat tetap berjalan.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here