9 Ruas Jalan Tol Akan Rampung Hingga Akhir Tahun 2019

72
0
Handover.

Updatekareba.Com, Toraja – Hingga Mei 2019, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) menyelesaikan 949 km jalan tol dan akan bertambah 406,14 km dengan beroperasinya 9 ruas tol secara bertahap hingga akhir tahun 2019.

Dikutip dari situs KemenPUPR, 9 ruas jalan tol tersebut adalah pertama, Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) seksi 2 ruas Raya Bogor-Kukusan (5,5 km) dengan progres 100% dan siap diresmikan pada Agustus 2019 ini.

Kedua, ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 km yang akan siap diresmikan pada bulan September 2019. Jalan tol yang merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera ini dibangun dengan menggunakan biaya investasi sebesar Rp21,95 triliun.

Ketiga, jalan tol Manado-Bitung seksi 1-2A ruas Manado-Danowudu (22,5 km). Tol Manado-Bitung dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi total Rp6,19 triliun. Kehadiran tol pertama di Sulawesi Utara ini akan memangkas waktu tempuh Manado ke Bitung dan sebaliknya dari saat ini sekitar 90-120 menit, menjadi sekitar 30 menit.

Keempat, jalan tol Balikpapan-Samarinda seksi 2-4 ruas Samboja-Samarinda (66,4 km). Kedua jalan tol tersebut saat ini sudah dalam tahap penyelesaian dengan progres konstruksi masing-masing sebesar 92,36% dan 96,71%. Dua ruas tol tersebut direncanakan siap diresmikan di bulan Oktober 2019.

Kelima, ruas Tol Kunciran-Serpong (11,14 km) dengan progres 94,24% dan keenam, ruas Tol Pandaan-Malang seksi 4 Singosari-Pakis (5,1 km) dengan progres 97,1%. Kedua ruas tol tersebut ditargetkan November 2019 bisa beroperasi.

Ketujuh, ruas tol Kayu Agung-Palembang-Betung seksi 1 ruas Kayu Agung-Jakabaring (33,5 km) dengan progres 74,44%. Kedelapan, ruas tol Pekanbaru-Dumai seksi 1-2 ruas Pekanbaru-Petapahan (33,6 km) dengan progres 95%.

Terakhir atau kesembilan, ruas Tol Jakarta-Cikampek II (Japek 2) (36,4 km) dengan progres konstruksi 91,42%. Jalan Tol Japek 2 yang dimulai dari SS Cikunir hingga Karawang tersebut akan memisahkan pengguna tol jarak jauh dengan pengguna jarak dekat. Pengendara yang menempuh jarak jauh bisa menggunakan Tol Japek 2 dan turun di ujung jalan tol layang, sehingga akan mengurai kepadatan dan memangkas waktu tempuh, baik kendaraan yang menuju kawasan industri di Karawang atau Cibitung maupun yang menuju Cikampek – Semarang dan Padalarang – Bandung.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here