Abaikan Social Distancing, Pembagian Sembako di Toraja Utara Ricuh, KNPI Dan PPGT Sebut Melanggar Maklumat Kapolri

1332
0
Pembagian sembako di kantor DPRD Toraja Utara riscuh dan tanpa sosial distancing, Selasa (21/4/2020).

Updatekareba.Com, Toraja – Pembagian bahan makanan oleh Persatuan Istri Anggota DPRD Toraja Utara diserbu warga menimbulkan kericuhan dan kemacetan di Kandean Dulang atau tengah kota Rantepao, Selasa (21/4/2020).

Dikutip dari Torajadaily.Com, Kapolres Toraja Utara AKBP Yudha Wirajati yang tiba di lokasi langsung mengarahkan panitia memindahkan tempat pembagian sembako untuk menghindari kerawanan yang dapat timbul.

Kapolres juga meminta warga untuk membubarkan diri.

“Itu ibu-ibu anggota dewan yang melakukan pembagian sembako kemarin sudah koordinasi tehnisnya kami yang atur, tapi ternyata langsung dibagikan disini dan bisa menimbulkan kerawanan,” ujar Yudha.

Oleh panitia pembagian sembako akhirnya dipindahkan di halaman kantor DPRD Toraja Utara. Tak berbeda jauh, disini pembagian sembako juga dipadati warga tanpa mengindahkan physical distancing.

Pembagian sembako dilakukan sekaligus memperingati hari Kartini. Selain sembako panitia juga membagikan masker.

Sementara itu, Ketua KNPI Toraja Utara, Belo Tarran, menyayangkan kejadian pembagian sembako yang dilakukan Persatuan Istri anggota DPRD Toraja Utara menyusul kericuhan warga saat pembagian sembako.

“Saya kaget kok tiba-tiba ada pembagian sembako ini, dan parahnya tidak ada sosial distancing dan maklumat Kapolri, jelas ini pelanggaran, dan kami sayangkan sekali. Niat tulus dari Persatuan Istri Anggota DPRD Toraja perlu kita apresiasi, tetapi teknis dan pelaksanaannya yang sangat kita sayangkan. Saat ini Pemda Toraja Utara telah gencar mengkampanyekan Sosial Distencing bahkan Pemda Toraja Utara melakukan pembubaran paksa bagi warga yang berkerumpul, ini kan bertolak belakang dengan apa yang dilakukan oleh Persatuan Istri Anggota DPRD Toraja Utara”, kata Belo Tarran.

Belo mengatakan seharusnya pelaksana berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Kabupaten Toraja Utara

“Seharusnya pelaksana berkoordinasi dengan Satgas Pemkab agar aman dan tidak ada kericuhan,” tandas Ketua KNPI Toraja Utara ini.

Hal ini juga disayangkan Pengurus Pusat PPGT melalui Sekum PPGT, Paulus Pongtadu.

“Sangat kami sayangkan, ini pelanggaran besar terlebih dilaksanakan di rumah rakyat (kantor DPRD), dan meminta ketegasan kepolisian melaksanakan maklumat Kapolri,” ucap Paulus Pongdatu.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here