Akhir Pekan Ini Yuk Ke Toraja Cobain Nikmatnya Minum Kopi dari Gelas Khas Toraja

97
0
Gelas khas Toraja Untuk minum Kopi.

Updatekareba.Com, Toraja – Kementrian Perdagangan RI dan Pemkab Tana Toraja membuat event Festival Kopi Toraja selama tiga hari dan telah dibuka Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae, di Gedung Tammuan Mali Makale, Kamis (29/8/2019).

Festival Kopi Toraja ini dilaksanakan dalam rangka hari jadi Toraja yang ke-772 serta hari jadi kabupaten Tana Toraja yang ke-62.

Dalam sambutannya Kasubdin peningkatan akses pasar direktorat penggunaan dan pemasaran produk Kemendag RI, Yasir Nusa mengatakan festival Kopi tersebut akan dilaksanakan dari tanggal 29 sampai 31 Agustus 2019 dengan peserta 20 pengusaha kopi dari dalam dan luar Tana Toraja. Dengan beberapa kegiatan disamoing pameran kopi juga ada forum bisnis dengan jumlaj peserta 250 yang teediri dari petani, instansi pemerintah.

“Festival Kopi Toraja ini akan diikutkan dalam tiga rakor muri sekaligus yakni pertama rekor muri minum kopi menggunakan tempurung dengan jumlah peserta 4000, yang kedua rekor muri minum kopi peserta terbanyak dan yang ketiga rekor muri lelang kopi terbesar,” ucap Yasir Nusa

Pemecahan rekor MURI minum kopi Toraja menggunakan gelas dari tempurung kelapa yang bagi orang Toraja disebut “Irusan Karoro”

Pemecahan rekor MURI ini akan dilaksanakan pada puncak acara HUT Kabupaten Tana Toraja ke – 62 dan Hari Jadi Toraja ke – 772 di Plaza Kolam Makale, Sabtu (31/8/2019) mendatang.

Aksi ini merupakan upaya Pemkab Tana Toraja dalam memacu popularitas kopi Toraja yang selama ratusan tahun hingga kini justru belum populer di Eropa dan dunia internasional.

Kopi Toraja sangat terkenal di kancah nasional karena cita rasa dan aromanya belum tertandingi oleh daerah – daerah penghasil kopi di Indonesia. Tetapi, kopi Toraja justru redup secara Internasional akibat kopi Toraja belum banyak berada di pasaran ekspor.

Sementara Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae dalam sambutannya mengungkapkan Pemkab Tana Toaja terus mendorong agar kopi Toraja bisa makin di kenal di dunia, walaupun saat ini SDM masyarakat Toraja dalam hal kopi masih minim tetapi pemerintah terus berupaya, jika ada masyarakat yang ingin membawah dan mempromosikan kopi ke luar negeri pemkab akan membantu 100 persen.

“Saya berharap masyarakat terus mengembangkan kopi dan kepada kementrian perdagangan dirinya berharap agar pemasaran kopi Toraja dapat terus didukung dan harga jual bisa lebih baik agar lebih meningkatkan kesejahtraan masyarakat demi menggurangi angka kemiskinan di Toraja,” ungkap Bupati Tana Toraja.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here