Anggota Komisi X DPR RI : “Konsep Wisata Halal Perlu Dikaji Ulang”

419
0
Anggota Komisi X DPR RI, Eva Stevany Rataba.

Updatekareba.Com, Toraja – Meski telah diklarifikasi dan dibantah, namun pernyataan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, tentang penerapan wisata halal di Bali dan Toba, yang terlanjur dikutip sejumlah media nasional, memicu kontroversi di tengah masyarakat.

Hal itu pun mendapat perhatian serius dari anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Nasdem, Eva Stevany Rataba. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merupakan salah satu mitra kerja Komisi X.

“Ada statemen Pak Menteri (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) di media yang menyebutkan akan menerapkan pariwisata halal di beberapa daerah tertentu. Meski sudah diklarifikasi, tapi saya kira yang beliau maksud mungkin soal ketersediaan informasi bagi wisatawan muslim di beberapa destinasi wisata,” ungkap Eva, Kamis, (14/11/2019).

Menurutnya, ketersediaan informasi di destinasi wisata itu, diantaranya seperti restoran atau rumah makan halal, mushola atau masjid, dan lain-lain.

Dan, informasi seperti itu penting dan mesti ada di setiap objek wisata, untuk memudahkan wisatawan muslim mendapat fasilitas yang sesuai.

Namun penggunaan kata wisata halal, menurut Eva, perlu ditinjau dan dikaji ulang. Sebab, di beberapa daerah wisata di Indonesia, tidak dapat dipungkiri, masyarakat menolak penerapan atau penggunaan kata wisata halal itu.

“Bagi saya, konsep wisata halal ini harus diperjelas. Apabila wisata halal diterapkan dalam konteks syariah, pasti akan menimbulkan pertentangan dalam masyarakat karena akan mengganggu adat istiadat, budaya, serta kearifan lokal di suatu daerah,” katanya.

Tetapi, lanjut Eva, apabila wisata halal hanya dalam konteks tersedianya restoran atau rumah makan halal, tempat ibadah, dan lain-lain, maka tidak perlu dicanangkan wisata halal.

“Karena sudah sejak dulu, daerah-daerah pariwisata yang ada di Indonesia sudah mulai ramah dengan wisatawan muslim,” tegasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here