Anggrek Jenis Baru Ditemukan di Papua

202
0
Handover.

Updatekareba.Com, Jakarta – Temuan ini telah dibuktikan secara ilmiah dan telah diberi nama yaitu Dendrobium moiorum Saputra, Schut., Wanma & Naive. Deskripsi Dendrobium moiorum telah diterbitkan pada Jurnal Phytotaxa 430 (2): 142-146 pada tanggal 28 Januari 2020.

D. moiorum adalah jenis anggrek epifit yang dicirikan tumbuh menempel pada permukaan batang atau ranting pohon. Anggrek ini memiliki habitat di hutan hujan dataran rendah pada ketinggian 100 meter dpl pada lokasi teduh dan semi terbuka yang tidak mendapat sinar matahari langsung. Anggrek ini teramati berbunga pada bulan Februari dan Juli hingga September.

Reza Saputra yang merupakan Corresponding Author spesies tersebut adalah seorang Pengendali Ekosistem Hutan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat. Penelitian yang dilakukan oleh Reza Saputra dan tim mencatat 84 jenis anggrek yang terdiri dari 69 jenis epifit, 14 jenis terrestrial dan 1 jenis holomikotropik. Terdapat 4 jenis diantaranya adalah jenis yang belum dideskripsikan secara ilmiah (suspected as new species). Setahun lebih tim inventarisasi anggrek BBKSDA Papua Barat melakukan penelitian di Taman Wisata Alam (TWA) Sorong, Papua Barat.

Epitet nama moiorum memiliki arti “Belong to Moi Tribe atau Milik Suku Moi”. Suku Moi merupakan suku asli yang memiliki hak ulayat adat di wilayah Sorong dan sekitarnya.

Penamaan Anggrek Moi merupakan penghargaan kepada Suku Moi karena telah turut serta menjaga dan melestarikan kawasan TWA Sorong.

Penamaan Anggrek Moi diharapkan dapat meningkatkan kebanggaan Suku Moi atas kekayaan biodiversitas yang dimiliki.

Berdasarkan proses penilaian status konservasi dengan kriteria IUCN Redlist (2019), dinilai bahwa jenis D. moiorum termasuk pada kategori Vulnerable (rentan) dengan ukuran populasi diperkirakan kurang dari 1000 individu.

Meski TWA Sorong merupakan kawasan konservasi, namun habitat jenis tersebut masih rentan terhadap dampak kegiatan manusia.

Keunikan spesies ini terletak pada bagian bibir bunga, D. moiorum memiliki warna putih-kuning polos yang merupakan suatu hal langka pada section Diplocaulobium.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here