Awal Musim Kemarau, Siaga Antisipasi Karhutla⁣

416
0
Logo BMKG

Updatekareba.Com, Jakarta – Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Sabtu (30/3/2019) pagi merilisAwal musim kemarau tahun 2019 di Indonesia jatuh pada bulan April-Mei.

Masa transisi musim dari penghujan menuju kemarau tersebut ditandai dengan fenomena musim pancaroba dengan ciri-ciri di antaranya terjadi perubahan cuaca ekstrem, dari terik menjadi hujan lebat, angin kencang hingga suhu yang berubah-ubah.

Kendati demikian, tidak semua wilayah mengalami perubahan musim kemarau secara bersamaan.⁣

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau agar masyarakat Indonesia lebih meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang diperkirakan akan memasuki puncaknya pada bulan Agustus.

Terutama di wilayah yang rawan dengan kebakaran lahan seperti di Kalimantan Timur dan sebagian wilayah Sumatera, khususnya Riau.⁣

Musim kemarau diperkirakan masuk pada bulan April-Mei ini, namun belum semua wilayah mengalami perubahan musim (masih penghujan), atau malah sebaliknya bahwa ada wilayah yang sudah mengalami dampak kekeringan.

Sementara BNPB mengimbau agar warga mempersiapkan diri untuk menghadapi musim kemarau tersebut, khususnya Riau, dan wilayah yang rawan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).⁣

Hingga saat ini, wilayah Riau menjadi daerah yang terus dipantau oleh BNPB dan lembaga lain terutama dalam kaitan kebakaran hutan dan lahan yang terus meningkat.

Data yang berhasil dihimpun, perluasan kebakaran hutan dan lahan mencapai 2.830 hektar per 1 Januari – 28 Maret 2019.⁣(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here