Awali Tahun 2020, Kejari Tana Toraja Buat Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Kesu’

325
0
Handover (Kejari Tana Toraja).

Updatekareba.Com, Toraja – Mengawali program tahun 2020, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja kembali mengadakan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) terkait penerangan Hukum dan Penyuluhan Hukum di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kesu’, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (21/10/2020) kemarin.

Kegiatan JMS dilakukan dengan tujuan untuk memberikan kesadaran bagi siswa agar tetap menjaga diri dalam cegah dini bahaya korupsi dan bahaya narkoba.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tana Toraja, Jefri P. Makapedua memberikan perkenalan tentang bagaimana mengenali hukum dan sebagimana untuk menjauhi hukum.

Jefri dalam pemaparannya mengatakan bahwa siwa harus mendekatkan diri dengan Kejaksaan karena banyak tantangan bagi siswa dan pejabat daerah mengenai tindakan hukum.

“Jadi, Negara memang harus hadir dalam penegakan hukum. Arah pencegahan terhadap korupsi harus dilakukan sehingga pembangunan terhadap negeri ini berjalan dengan baik,” kata Jefri P. Makapedua.

Di akhir pemaparan, Jefri menambahkan siswa haruslah cerdas dan terus melakukan inovasi-inovasi, namun tidak menyebarkan informasi yang belum diketahui kepastiannya.

“Hindarilah perbuatan-perbuatan yang menyimpang terhadap hukum, seperti tindak pidana, narkoba dan korupsi. Siswa diharapkan tahu hukum agar ¬†tidak¬† berbuat pelanggaran terhadap hukum karena itu kenali hukum dan jauhi hukuman dan semoga apa yang telah disampaikan hari ini bisa bermanfaat bagi adik – adik semua” tutur Kajari menutup pemaparannya.

Sementara itu, Kasi Intel Ariel Denny Pasangkin, memberikan Pemaparan materi tentang tindak pidana Korupsi yang harus di awali dari usia Dini.

Selain itu, narkoba juga masuk dalam kategori pemaparan materi karena melihat maraknya penyalahgunaan narkotika di kalangan masyarakat yang harus dikenali oleh siswa baik dari jenisnya, sampai dengan ciri ciri pelaku dan pengguna Narkotika.

Selain Korupsi dan Narkotika Ariel Denny juga tak lupa Memaparkan Tindak Pidana Asusila yang marak di tahun 2019. Kejahatan Asusila sering terjadi bagi anak di bawah umur baik itu pelecehan Seksual secara tidak langsung maupun secara langsung.

Menanggapi kegiatan ini, Salah satu siswa Eta’ Maharani yang hadir mengikuti kegiatan JMS ini mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan JMS ini merasakan bahwa ada penambahan pengetahuan pada dirinya.

“Saya yang selama ini tidak tahu tentang Korupsi, Narkoba, dan Asusila di bawah umur kini semakin saya pahami dan bisa tahu seperti apa Hukum itu,” ungkap Eta’.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here