Bandara Toraja Diresmikan, Ini Harapan Anggota DPD RI Asal Toraja

222
0

Updatekareba.Com, Toraja – Bandara Toraja di Sulawesi Selatan hari ini di resmikan oleh Presiden Joko Widodo. Hal ini sebagai upaya untuk mempercepat pemulihan destinasi wisata di Indonesia khususnya di Toraja – Sulawesi Selatan.

Hadirnya Bandara Toraja merupakan salah satu Pintu gerbang kegiatan perekonomian dalam upaya pemerataan pembangunan, pertumbuhan dan stabilitas ekonomi serta keselarasan pembangunan nasional dan pembangunan daerah yang digambarkan sebagai lokasi dan wilayah di sekitar bandar udara yang menjadi pintu masuk dan keluar kegiatan perekonomian.

Hal ini di apresiasi oleh Senator Asal Sulawesi Selatan yang juga Putri Asli Toraja Ibu Lily Amelia Salurapa, SE.,MM. beliau mengatakan bahwa Bandara ini akan memberikan dampak positif bagi tumbuhnya perekonomian di Toraja dan Sekitar.

“Hadirinya Bandara ini juga akan memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar Bandara. Hal ini bisa menjadi pendorong dan penunjang kegiatan industri, perdagangan dan/atau pariwisata dalam menggerakan dinamika pembangunan nasional, serta keterpaduan dengan sektor pembangunan lainnya” Ungkap Lily kepada Awak Media, Kamis 18 Maret 2021.

Dalam rangka mendukung kebangkitan sector Pariwisata di Toraja perlu dilakukan penekanan untuk pentingnya mempermudah akses dan konektivitas untuk menarik dan memudahkan wisatawan dalam mengunjungi berbagai potensi wisata di Toraja.

“Seperti kita ketahui selama ini, ketika wisatawan akan berkunjung ke Toraja harus menempuh waktu via darat yang memakan waktu hingga sembilan jam, hal ini tentu saja akan menjadi penghambat perkembangan Pariwisata di Toraja. Kini hadirnya Bandara Toraja waktu tempuh dari Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar kini menjadi hanya 40 menit saja.Ini harus menjadi moment kebangkitan pariwisata di Indonesia, khususnya di Toraja,” tambah Mantan penyanyi TVRI era 1977-1985.

Selaku Senator yang juga sebagai Anggota Dewan Pembina DPP MASATA menyikapi bahwa Pandemi COVID-19 meluluhlantakkan seluruh aktivitas pariwisata hingga mati suri selama tahun 2020. Sekalipun semua orang ingin traveling, kesehatan diri dan keluarga jadi prioritas tertinggi saat ini. Maka, tetap tinggal di rumah jadi pilihan terbaik.

Hal itu berdampak pada penurunan pendapatan sektor pariwisata secara global, termasuk Indonesia. Penerbangan dibatasi, hotel-hotel tidak terisi, hingga berbagai tempat wisata sepi pengunjung.

“Sebagai pintu gerbang kawasan timur Indonesia,Sulawesi Selatan (Sulsel) bisa dijadikan titik mula berwisata terutama bagi wisatawan MICE dan business. Moment ini harus bisa di ambil dengan cermat oleh Pemerintah Daerah di Toraja. Baik Kabupaten Tana Toraja maupun Kabupaten Toraja Utara, sehingga akan kembalikan kejayaan pariwisata Toraja sebagai Destinasi  wisata  dunia bukan lagi domestic.” Pungkas Anggota Dewan Pembina DPP MASATA
Sebagai Dewan Pembina DPP MASATA Lily menyampaikan selain memperhatikan pengembangan Bandara TORAJA, di harapkan pemerintah juga memperhatikan Prasarana pariwisata,dimana sumber daya alam dan sumber daya buatan manusia yang mutlak dibutuhkan oleh wisatawan perjalanannya di daerah tujuan wisata, seperti jalan, listrik, air, telekomunikasi, terminal, jembatan dan lain sebagainya. dan juga dibuatkan pelatihan-pelatihan bagi masyarakat di sekitar bandara hal ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menyambut tamu-tamu baik dari dalam maupun luar negeri sesuai dengan kearifan local masyarakat Toraja.

Dengan meniru dan modifikasi model yang dilakukan negara lain, serta diikuti dengan promosi pariwisata yang kreatif dan menarik, Kedua Kabupaten di Toraja ini juga dapat memperkaya strategi ini untuk menarik minat para wisatawan sekaligus akademisi untuk berkunjung ke Toraja.

“Terakhir, dengan pesatnya pembangunan pariwisata pasca Covid-19, pemerintah juga harus tetap menjaga terpeliharanya kelestarian dan mutu lingkungan hidup.” Tutup Lily Amelia Salurapa.(*/UK)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here