BAWASLU TORAJA UTARA BARU TERIMA LAPORAN SAKSI DARI PKPI UNTUK PEMILU 2019

306
0

Updatekareba.Com, Toraja – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Toraja Utara mengatakan baru satu Partai yang menyetor nama – nama saksi, dari 12 Partai Politik (Parpol) maupun Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden yang harus menyerahkan data saksi yang diminta pihaknya.

Ketua Bawaslu Toraja Utara Andarias Duma menjelaskan data saksi sangatlah diperlukan agar bisa menjadi data awal untuk pihaknya dapat menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis kepada para saksi tersebut.

“Kita sudah meminta data terkait saksi ini ke seluruh Parpol maupun Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden melalui surat tertulis sebanyak dua kali. Baru partai PKPI yang setor, dan 11 Partai lainnya dan tim Capres belum juga ada yang menyerahkan maka kami akan kembali bersurat untuk ketiga kalinya dalam waktu dekat,” tegas Andarias Duma, Senin (18/3/2019) siang.

Menurut dia, sesuai amanah Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Pasal 351, Bawaslu wajib bertangungjawab untuk pelatihan saksi Parpol yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Terlepas nantinya jika ada Parpol atau Calon Presiden dan Wakil Presiden tidak mengirimkan saksinya untuk dilatih Bawaslu, kami tetap harus menyelenggarakannya. Bagi mereka yang tidak mengirimkan saksinya, maka kami tidak bertanggungjawab jika dilapangan saksi kebingungan atau salah persepsi terkait masalah perhitungan hingga pengamanan suara,” ungkap Andarias.

Rencananya pengumpulan data saksi oleh Parpol dan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden paling lambat dikumpulkan sebelum akhir Maret 2019.

Ada pun pelatihan saksi parpol oleh Bawaslu akan digelar mulai awal April 2019 mendatang. Kemudian terkait penyelenggaraannya akan dilakukan oleh masing-masing Bawaslu di Tingkat Kecamatan yang ada di Kabupaten Toraja Utara.

Sementara untuk jumlah pesertanya sendiri, jika masing-masing Parpol dan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden mengirimkan seluruh saksinya pada 822 TPS yang tersebar di Kabupaten Toraja Utara, maka jumlah saksi yang akan di diklat Bawaslu mencapai 10.686 orang.

“Rencananya mereka tidak akan kita diklat sekaligus secara bertahap. Hal tersebut sebagai upaya kita agar para saksi ini bisa fokus dalam menyerap materi yang akan kita berikan nantinya,” tambah Ketua Bawaslu Toraja Utara ini.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here