Bertambah Dua Orang, Total Lima Kasus COVID-19 Varian Omicron

260
0
Petugas kesehatan memegang botol berisi vaksin COVID-19 dari Sinovac saat pelaksanaan vaksinasi di Rumah Sakit Adam Malik, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (2/11/2021). Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi memberikan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Coronavac dari Sinovac dan vaksin dari Bio Farma untuk vaksinasi kepada anak usia 6 -11 tahun. ANTARA FOTO/FRANSISCO CAROLIO/wsj.

Updatekareba.com, Jakarta – Kasus positif COVID-19 varian Omicron di Indonesia bertambah dua orang. Sehingga sampai saat ini jumlah kasus positif ada lima orang.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi pada Selasa (21/12/2021) mengatakan, dua kasus baru itu merupakan pelaku perjalanan luar negeri dari London.

Hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) dari kedua pasien tersebut keluar pada Senin (20/12). Dua hasil positif dari 11 probable hasil pemeriksaan S-Gene Target Failure (SGTF).

“Hasil pemeriksaan SGTF keluar pada Minggu (19/12). Saat ini sudah ada tambahan kasus lagi dari 11 kasus probable ada dua kasus terkonfirmasi positif. Saat ini mereka sedang menjalani karantina di Wisma Atlet Jakarta,” kata Nadia.

Ia mengatakan, pemerintah Indonesia melakukan antisipasi dengan terus memperketat pintu masuk negara terutama di perbatasan laut, dan darat. Positivity rate di pintu masuk laut dan darat 10 kali lebih tinggi daripada di udara.

Nadia mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas dan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Juga sadar diri dan menahan diri untuk berpergian.

“Menjelang hari Natal dan Tahun Baru alangkah lebih baik tidak melakukan perjalanan. Saya meminta masyarakat untuk bekerja sama mencegah penularan virus COVID-19 dengan menahan diri tidak berpergian,” kata Nadia.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here