BNN Buat Pemetaan potensi kawasan rawan dan Rentan Penyalahgunaan Narkotika di Makassar

460
0
Handover (Humas BNNP Tana Toraja).

Updatekareba.Com, Makassar – Dalam rangka mengsukseskan program pemberdayaan masyarakat di Kawasan rentan dan rawan penyalahgunaan Narkotika di Kota Makassar yang akan dilaksanakan oleh Direktorat Pemberdayaan Alternatif BNN RI pada tahun 2020 Direktur pemberdayaan Alternatif BNN Anjar Dewanto menyambangi beberapa stakeholder terkait yang akan berpotensi mendukung pelaksanaan program pemberdayaan alternatif wilayah perkotaan.

Sejak Selasa (25/2/2020) kemarin, secara maraton tim yang dipimpin langsung oleh Direktur Pemberdayana Alternatif BNN RI menyambangi Kantor Kecamatan Panakkukang pada pukul 09:50 WITA, kemudian bersama Camat Panakkukang menyambangi kediaman Walikota Makassar pada pukul 10:45 WITA, dilanjutkan dengan kunjungan tim ke Polrestabes Makassar pada pukul 11:30 WITA.

Setelah Istirahat, Sholat dan makan siang bersama, tim melanjutkan pemetaan potensi dengan mengunjungi Kantor Kodim 1408/BS untuk menemui Komandan Kodim yang merupakan pengelola daerah militer kawasan yang akan diintervensi.

Setelah berdiskusi dengan Komandan Kodim 1408/BS, tim llau melanjutkan koordinasi dengan Kapolda Sulsel dan ditutup dengan koordinasi Tim ke Balai Rehabilitasi BNN Baddoka.

Secara umum stakeholder terkait mendukung rencana program pemberdayaan alternatif perkotaan di kawan Kelurahan Pampang dan akan ikut berperan aktif dalam mengsukseskan program tersebut.

Kegiatan ini akan berlangsung sampai tanggal 28 Februari. Kunjungan juga telah dilakukan ke Balai rehabilitasi BNN Baddoka.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here