BNNK Tana Toraja Tingkatkan Kemampuan Para Agen Pemulihan Dalam Program IBM

194
0
Handover (BNNK Tana Toraja).

Updatekareba.Com, Toraja – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja melalui Seksi Rehabilitasi merancang suatu dalam upaya penanganan rehabilitasi penyalahgunaan narkoba dengan melibatkan masyarakat dalam pelaksanaan rehabilitasi penyalahgunaan narkoba di wilayahnya sesuai dengan kondisi lingkungan masyarakat. Program yang disusun yaitu Intervensi Berbasis Masyarakat.

Intervensi Berbasis Masyarakat merupakan kepedulian pemerintah dalam penanganan penyalahgunaan narkoba di masyarakat dengan cara menghadirkan rehabilitasi penyalahgunaan narkoba di masyarakat, mengingat ketersediaan dan aksesibilitas layanan yang masih terbatas jumlahnya.

Program ini dilakukan dengan pendekatan dalam bentuk sederhana dengan ambang batas rendah (low threshold) yang berarti layanan tersebut mudah diakses dan tidak membutuhkan persyaratan yang sulit untuk terlibat didalamnya.

Program intervensi berbasis masyarakat ini dilakukan oleh agen pemulihan yang memiliki amanah dalam memberikan layanan minimal bagi para penyalahguna narkoba, untuk itu para agen pemulihan perlu memiliki bekal pemahaman dalam memberikan layanan bagi masyarakat penyalah guna khususnya risiko ringan.

Hal tersebut disampaikan Kepala BNNK Tana Toraja AKBP Natalia Dewi Tonglo, dalam sambutannya pada Kegiatan Peningkatan Kemampuan Intervensi Berbasis Masyarakat Bagi Agen Pemulihan di Kantor BNNK Tana Toraja, Kecamatan Makale, Rabu (16/6/2021).

“Sebagai salah satu strategi menuju Indonesia Bersinar khususnya di Toraja yang ingin dicapai oleh BNNK Tana Toraja adalah dengan menjadikan kelurahan/Lembang sebagai garda terdepan dalam menjadikan Toraja yang bersih dari narkoba dan mempunyai daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkoba dengan bersinergi dengan Pemerintah Daerah”, tutur AKBP Natalia Dewi Tonglo.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan bagi agen pemulihan dguna melaksanakan layanan minimal rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 16 sampai 18 Juni 2021, diikuti 10 peserta agen pemulihan dari Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara ini juga merupakan rangkaian kegiatan Pra HANI (Hari Anti Narkotika Internasional) 2021.

Kepala BNNK Tana Toraja berharap para peserta kegiatan ini dapat menerapkan seoptimal mungkin sesuai dengan pemahaman mereka pahami agar dapat membantu supaya orang-orang yang dalam tingkatan risiko tinggi penyalahguna narkoba atau menjadi pecandu bisa diintervensi sedini mungkin sehingga tidak terjadi kecanduan yang lebih berat.(*/UK)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here