Buat Kartu Ini dan Dapatkan Uang Bansos Rp 500 Ribu Per KK Kemensos

166
0
Handover.

Upadatekareba.Com, Jakarta – Salah satu bantuan tunai yang diluncurkan pemerintah dalam penanganan pandemi adalah Bansos senilai Rp 500 ribu yang pencairannya telah dilakukan sejak September 2020.

Bantuan tersebut disalurkan sekali dan akan diterima per KK yang memenuhi syarat.

Masyarakat dapat mengecek status kepesertaan penerima bantuan tunai ini melalui laman kemensos di  cekbansos.siks.kemsos.go.id

Tidak semua KK akan menerima bantuan ini dikarenakan bantuan ini menyasar KK yang bukan termasuk penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Dalam hal ini Pemerintah mempersiapkan anggaran sebesar 4,5 triliun untuk melangsungkan program bansos ini.

Dilansir dari laman Kementerian Sosial (Kemensos) bantuan yang disalurkan sekali ini menyasar 9 juta KK penerima.

“Akan ada 9 juta keluarga yang menerima bantuan kali ini dan dengan jumlah stimulus atau bantuan tunai senilai Rp 500 ribu per KK dan diberikan sekali saja,” ujar Dirjen PFM Kementerian Sosial, Asep Sasa Purnama seperti yang dikutip dari laman Kemensos 30 September 2020.

Syarat penerima bantuan ini bukanlah peserta penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Selain itu, Bantuan ini tidak akan Anda dapatkan jika tidak memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

KKS tersebut dapat diperoleh dengan alur berikut ini:

– Datang langsung ke RT/RW setempat, atau jika ingin lebih efektif langsung datang ke kantor Kelurahan setempat. Calon KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dapat langsung bertanya kepada aparatur desa / kelurahan setempat.

– Setelah itu, calon KPM akan mendapatkan formulir berisi teknis pendaftaran.

– Data yang telah di lengkapi lalu di proses oleh HIMBARA (Himpunan Bank Milik Negara), kantor kelurahan, lalu kantor Walikota/Bupati.

– Setelah lolos tahap verifikasi maka calon KPM akan dibuatkan rekening bank, dan Kartu Keluarga Sejahtera. KKS ini, akan beefungsi sebagai kartu non tunai untuk mengambil berbagai bantuan dari pemerintah.

Sebagai Informasi, proses pencairan bantuan ini akan langsung ditransfer ke Kartu Keluarga Sejahtera. Kemudian pemegang kartu bisa mencairkannya melalui ATM atau Kantor Cabang atau e-warung.

Untuk cek status kepesertaan penerima BLT ini masyarakat bisa menggunakan KTP ataupun Kartu Indonesia Sehat.

Berikut ini adalah cara mengecek melalui laman situs Kemensos:

Pilih kepesertaan ID e-KTP atau data kepesertaan penerima bantuan iuran (PBI) Kartu Indonesia Sehat (KIS).Isi nomor ID atau NIK atau ID data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS)Kemudian, Isi kolom nama lengkap sesuai e-KTP. Setelah itu masukkan kode captcha lalu klik konfirmasi.Terakhir, Klik cari ‘keterangan bansos’, dengan begitu akan ditampilkan di aplikasi apakah KK Anda tercatat sebagai penerima bansos 500 ribu atau tidak.

Penerima bantuan ini juga bisa mengecek kepesertaannya dengan aplikasi SIKS-Dataku yang dapat diunduh di playstore jika menggunakan smartphone android.

1. buka aplikasi, kemudian pilih menu ‘Cek Bansos’. Lalu muncul laman pengecekan bantuan sosial.

2. masukkan jenis kepesertaan yang dipilih lalu tuliskan data yang diperlukan.

Baca Juga: Bukan Pinjaman! Cukup Bawa KTP, SKU dan Lengkapi Syarat Untuk Dapat BLT Rp 2,4 Juta UMKM

3. pastikan Anda tidak lupa memasukkan kode captcha sesuai dengan karakter yang muncul.

4. terakhir, klik tombol pencairan dan tunggu informasi yang keluar.

Pemerintah berharap untuk bantuan sosial ini bisa benar-benar dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mengutamakan kebutuhan pokok.

”Dengan penggunaan yang tepat dan baik bantuan ini akan dirasa sangat bermanfaat oleh masyarakat,” ujar Menteri Sosial Juliari S Batubara

Jika terdapat keluhan terkait proses pencairan BLT ini, peserta dapat menghubungi layanan aduan bantuan Kemensos melalui alamat email bansoscovid19@kemsos.go.id dan Whatsapp 08111022210.(*/UK)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here