Buka Bursa Inovasi Desa, Wabup Rinto Sentil Soal Penerima PKH

623
0
Wabup Toraja Utara Yosia Rinto Kadang.

Updatekareba.Com, Toraja – Wakil Bupati Toraja Utara, Yosia Rinto Kadang,ST membuka secara resmi Bursa Inovasi Desa Kabupaten Toraja Utara 2019 Region 1di Aula Kantor Camat Kesu, Toraja Utara, Jumat (2/8/2019).

Region 1 yang meliputi Kecamatan Denpina, Sanggalangi, Buntao, Rantebua, Sopai,dan Kesu.

Alasan utama lahirnya Program Inovasi Desa (PID) adalah karena pemerintah pusat ingin mendorong pemanfaatan Dana Desa lebih berkualitas lagi sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa dalam mengembangkan potensi yang ada di desa.

Dalam sambutannya, Yosia Rinto Kadang menuturkan Lembang/Desa mempunyai komitmen untuk membangun dan mempunyai rasa memiliki. Inovasi Desa merupakan suatu proses pengembangan desa.

“Dari hasil kunjungan kerja yang lalu, sudah ada beberapa yang terealisasi. Untuk tahun ini, salah satunya di Denpina, yaitu objek wisata arum jeram. Kedepannya, saya akan mencoba di Kecamatan Sopai pengembangan desa yaitu Program Desa Wisata dan Desa Digital menjadi satu dan bantuan dana tersebut berasal dari Kemendes,” kata Wabup Rinto.

Rinto juga meyampaikan melalui kesempatan kali ini juga, menekankan kepada camat dan kepala lembang yang hadir, agar memperhatikan penerima PKH dan Rastra agar tepat sasaran.

Senada dengan Wakil Bupati Torut, Agustinus Talling selaku tenaga ahli pendamping profesional desa Toraja Utara menuturkan Penggunaan dana desa harus optimal dengan pengembangan inovasi desa.

“Komitmen hal yang paling penting didalam menciptakan suatu program inovasi desa, sehingga Kepala Lembang, Camat, BPL, dan tokoh masyarakat harus satu komitmen didalam menentukan program Inovasi Desa sesuai potensi yang ada di wilayahnya masing-masing,” ungkap Agustinus Talling.

Melalui sesi wawancara, Camat Kesu, Ely Pamalingan mengungkapkan Bursa Inovasi Desa merupakan momentum yang tepat untuk memajukan desa di wilayah kita.

“Didalam pertemuan ini, kita menghadirkan pendamping desa, Kepala Lembang dan Camat se- Region 1, BPL, serta tokoh masyarakat agar didalam pertemuan ini dapat satu komitmen didalam menentukan item-item yang akan diterapkan didaerah masing-masing sesuai potensi yang ada di wilayahnya,” ucap Camat Kesu.

Tema yang diangkat dalam bursa inovasi desa 2019 yakni “Desa Mandiri, Unggul, dan berdaya saing”.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here