Bupati Kalatiku Dan Wabup Rinto Kompak Pasang Stiker “Keluarga Tidak Mampu” Pada Rumah Penerima PKH Di Toraja Utara

1919
0
Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan, saat memasang stiker penerima keluarga PKH, Rabu (12/2/2020).

Updatekareba.Com, Toraja – Bupati Kalatiku Paembonan, dan Wakilnya Yosia Rinto Kadang, selaku pimpinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara yang juga didampingi kepala Dinas Sosial setempat, Mira Banggalino, Rabu (12/2/2020), pagi memasang stiker “keluarga tidak mampu” di rumah penerima bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) yang berlangsung di Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Pemasangan stiker secara simbolis dilakukan di rumah penerima PKH yakni keluarga Dina Buntu Lobo dan keluarga Carolina Retno, yang merupakan keluarga penerima bantuan sosial yang ada di kecamatan Tallunglipu

Saat pemasangan stiker di rumah – rumah penerima PKH di Bupati Kalatiku dan Wabup Rinto juga di dampingi Kapolres Toraja Utara AKBP Yudha, dan Kasdim 1414 Tana Toraja Mayor Inf. Salfinus.

Bupati Kalatiku mengatakan pemasangan stiker ini merupakan program Kemensos RI dan Dinsos Toraja Utara, untuk memastikan penerima bantuan PKH tepat sasaran.

“Kami doakan semoga keluarga penerima PKH kedepannya bisa hidup sejahtera. Sehingga bantuan sosial ini dapat diberikan kepada keluarga tidak mampu lainnya dan juga sebagai bantuan yang dapat dinikmati dan dimamfaatkan sesuai dengan program kemensos RI dan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara,” ucapnya.

Pemasangan stiker di rumah-rumah warga penerima PKH ini merupakan tahap pertama yang dilakukan di delapan Kecamatan yakni Tallunglipu, Rantepao, Sa’dan, Kesu, Sopai, Buntu Pepasan, Tondon, dan Tikala. Total 6.086 lembar stiker akan dipasang Dinsos Toraja Utara pada tahap pertama ini.

Kepala Dinas Sosial Toraja Utara, Mira Bangalino berharap, dengan adanya pemasangan stiker ini akan adanya keterbukaan data penerima PKH serta dapat saling monitoring jika ada penerima PKH yang tidak tepat sasaran, sehingga bagi keluarga penerima manfaat (KPM) PKH yang mampu dapat secara sadar mengundurkan diri dari kepesertaan (graduasi).

“Tujuan kami melakukan pemasangan stiker ini adalah untuk mensasar seperti yang selama ini disampaikan masyarakat bahwa ada penerima bantuan sosial PKH yang tidak tepat sasaran,” Kata, Mira Bangalino

Menurut Mira, dengan ditempelkan stiker ini di tiap-tiap rumah keluarga penerima manfaat PKH akan adanya ada efek malu bagi mereka yang memang bukan dari keluarga yang tidak mampu sehingga mau keluar.

Selain itu, setiap orang dengan terbuka dapat melihat siapa saja sebenarnya penerima manfaat dari PKH setelah adanya stiker di masing-masing rumah penerima, sehingga siapapun bole komplain dan melaporkan jika ada penerima manfaat PKH ini yang memang tidak tepat sasaran kepada pendamping PKH dan Dinas Sosial Toraja Utara.

Karena, kata Mira, dengan keluarnya keluarga mampu dari kepesertaan penerima manfaat PKH secara langsung mereka keluar dari basis data terpadu (BDT) yang merupakan data kemiskinan di Toraja Utara, sehingga angka kemiskinan di Toraja Utara dapat di tekan.

“Untuk itu tolong bantu kami untuk sama-sama memonitoring kalua ada penerima PKH yang memang betul dapat dikeluarkan tolong laporkan ke pendamping dan Dinas Sosial,” kata Mira Bangalino.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here