Dalam 30 Hari, BNNK Tana Toraja Ungkap 4 Kasus Narkotika

1429
0
Handover (Humas BNNK Tana Toraja)

Updatekareba.Com, Toraja – Hingga Bulan April 2021 Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja telah melakukan pengungkapan empat kasus Tindak Pidana Narkotika.

Menjelang bulan suci  Ramadhan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja melakukan penangkapan terhadap dua jaringan peredaran narkotika di Toraja Utara.

Bermula penangkapan dan pengungkapan Jaringan Peredaran Narkotika THM, Rantepao, Toraja Utara dilakukan pada hari Minggu tanggal 08 Maret 2021 sekira pukul 19.30 wita. Berawal dari informasi yang didapatkan dari masyarakat bahwa ada Pelayan Kafe yang melakukan jual-beli Narkotika Golongan I Jenis Shabu. Berdasarkan informasi tersebut tim pemberantasan melakukan penyelidikan lebih mendalam hingga diketahui Kafe tempat tersangka bekerja.

Tim pemberantasan mendapatkan informasi bahwa tersangka akan melakukan transaksi jual-beli narkotika shabu dengan salah satu konsumen kafe. Tim kemudian melakukan penyelidikan dan pembuntutan terhadap tersangka di sekitar Kafe pada hari Minggu tanggal 08 Maret 2021 sekira pukul 18.30 wita.

Setelah dilakukan observasi dan pembuntutan, tim melihat ada seorang yang diduga konsumen sedang menunggu pesanan narkotika shabu di pinggir jalan Depan Bua Rest Area. Kemudian Tim Pemberantasan BNNK Tana Toraja melihat ada seorang perempuan yang menghampiri konsumen yang sedang menunggu pesanan narkotika di depan Bua Rest Area.

Melihat hal tersebut Tim dengan cepat melakukan penyergapan terhadap tersangka dan melakukan pengeledahan terhadap seorang perempuan bernama VT Alias DL.

Barang bukti yang ditemukan saat penggeledahan terhadap yakni satu sachet plastik berisi serbuk kristal bening diduga Narkotika Golongan I Jenis Shabu dengan berat brutto 0,18 gram.

Setelah dilakukan interogasi, diketahui  VT Alias DL menerima pesanan narkotika golongan I jenis shabu seharga Rp 500.000 dari seorang konsumen yang langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor, saat melihat petugas mengamankan tersangka VT Alias DL.

Tersangka VT Alias DL mengakui bahwa Narkotika Shabu seharga Rp 500.000, tersebut dibeli dari seorang laki-laki bernama ALK Alias UG. Dalam keterangannya VT Alias DL mengakui dalam jangka waktu tiga hari, dimana yang bersangkutan telah 3 kali membeli Narkotika Golongan I Jenis Shabu dari ALK Alias UG. Tim Pemberantasan kemudian melakukan pengembangan hingga pada hari Rabu tanggal 10 Maret 2021, tersangka ALK Alias UG berhasil diamankan di sekitar rumah ybs di Jl Gajah, Pasale, Rantepao, Kab Toraja Utara.

Tim Pemberantasan kembali melakukan pengembangan berdasarkan keterangan dari ALK Alias UG bahwa Narkotika Shabu tersebut diperoleh dari seorang laki-laki bernama GP Alias DN yang tinggal di Rura, Rinding Batu, Kesu, Toraja Utara. Pada hari Kamis tanggal 11 Maret 2021 sekira pukul 16.30 wita, GP Alias DN berhasil ditangkap oleh Tim Pemberantasan BNNK Tana Toraja di sekitar rumahnya. Hasil Interogasi GP Alias DN bahwa Narkotika yang dijual kepada ALK Alias UG dibeli dari seorang laki-laki bernama ANR yang tinggal di Jl, Serang, Rantepao, Toraja Utara.

Tim Pemberantasan kembali mengembangkan  dengan  mencari ANR di rumahnya di Jl. Serang, Rantepao, Toraja Utara. Namun saat rumah ybs dimasuki oleh Tim, ANR sedang tidak berada di rumahnya. Tim kemudian melakukan penggeledahan di kamar ANR dan ditemukan beberapa plastik sachet besar diduga bekas pembungkus Narkotika Shabu serta timbangan digital.

Barang bukti narkoba jenis sabuh yang disita BNNK Tana Toraja

Setelah dilakukan pembicaraan dengan keluarga ANSHAR, saudara serta orang tua ANR berhasil meminta ANR untuk menyerahkan diri ke BNNK Tana Toraja. Hingga akhirnya pada hari senin tanggal 15 Maret 2020 sekira pukul 08.30 wita, ANR datang ke Kantor BNNK Tana Toraja datang ke Kantor BNNK Tana Toraja untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan ditemani keluarga tersangka.

Selanjutnya Pada hari Sabtu tanggal 10 April 2021 sekira pukul 20.30 wita BNNK Tana Toraja telah mengamankan dua orang laki-laki yang diduga melakukan Tindak Pidana Narkotika Jenis Shabu di Bua Tallulolo Kec. Kesu  Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

Berawal dari informasi yang didapatkan dari masyarakat tentang peredaran Narkotika Golongan I Jenis Shabu di daerah  Bua Tallulolo Kec. Kesu  Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

Selanjutnya Tim Pemberantasan BNNK Tana Toraja melakukan observasi dan pembuntutan diwilayah Kabupaten Toraja Utara dan diperoleh informasi tentang salah satu kamar kost di wilayah Bua Tallulolo Kec. Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan sering terjadi peredaran Narkotika Golongan I Jenis Shabu. Pada hari Sabtu tanggal 10 April 2021 sekira pukul 20.30 wita, Tim Pemberantasan BNNK Tana Toraja langsung masuk ke dalam kamar kost yang dimaskud dan langsung mengamankan 2 (dua) orang laki – laki yang bernama AU Alias AND dan MD Alias UK.

Barang bukti AU Alias AND yakni delapan sachet plastik berisi serbuk kristal bening diduga Narkotika Golongan I Jenis Shabu dengan berat brutto 3,65 gram, dan barang bukti MD Alias UK yakni tiga sachet plastic kecil kosong;

Setelah dilakukan interogasi diketahui bahwa  Sdr. AU Alias AND bersama MD Alias UK memperoleh Narkotika Golongan I Jenis Shabu tersebut dari Palopo kemudian dibawa langsung menuju ke Toraja untuk diedarkan atau dijual di Toraja. Kedua tersangka mengaku harga dari Narkotika Golongan I Jenis Shabu yang dibeli dari Palopo tersebut adalah Rp 4.000.000.

Terhadap semua pelaku diancam dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman minimal 5 (lima) Tahun penjara.

Kepala BNNK Tana Toraja AKBP Natalia Dewi Tonglo mengucapkan terima kasih kepada masyarakat serta instansi terkait dalam membantu BNNK Tana Toraja melakukan pengungkapan Jaringan Peredaran Narkotika.(**/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here