Di Hari Pahlawan, Kepala BNNK Tana Toraja Mengajak jadi Pahlawan Masa Kini Yang Bebas Narkoba

272
0
Kepala BNNK Tana Toraja, AKBP Natalia Dewi Tonglo, saat menjadi Irup Hari Pahlawan Nasional di SMKN 1 Tana Toraja, Senin (11/11/2019).

Updatekareba.Com, Toraja – Bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional ke – 74 tahu 2019, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tana Toraja, AKBP Natalia Dewi Tonglo, menjadi Pembina Upacara Bendera di SMKN 1 Tana Toraja, Senin (11/11/2019).

Dalam sambutannya, AKBP Dewi Tonglo, jika Hari Pahlawan diperingati untuk mengenang jasa pahlawan. Karena itu, dalam momentum tersebut perlu melakukan kegiatan yang mampu mendorong semangat untuk menjaga nilai-nilai kepahlawanan, salah satunya upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

“Sebab, salah satu sasaran penyalahgunaan narkoba adalah anak-anak sekolah,” ungkapnya.

Menurutnya, anak-anak harus hati-hati dengan jajanan, jangan membeli yang gambarnya aneh-aneh. Seperti halnya membeli permen produksi luar negeri yang tidak jelas. Lebih baik jika membawa bekal dari rumah. Untuk itu, pihaknya berharap apabila nantinya dijumpai anak jika makan makanan yang membuat perut mules, agar segera membawa makanan itu ke BNNK untuk diuji laboratorium. Ditengarai Narkoba bisa masuk ke mana saja, termasuk ke kantin sekolah melalui jajanan.

Ditambahkan, dampak narkoba bisa bodoh, gila, dan meninggal. Overdosis dapat menyebabkan kematian. Dari segi hukum pelaku narkoba dapat dijatuhi hukuman mati. Karena itu, Bambang mengajak anak-anak supaya giat bersekolah, patuh pada orang tua dan guru di sekolah.

“Supaya menjadi orang sukses, jangan pernah dekat narkoba. Juga taat dan patuh kepada orang tua dan guru,” pungkasnya.

Kepala BNNK Tana Toraja juga mengajak peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sisa.

Ia berharap jangan sampai tangan-tangan jahil atau pihak tidak bertanggung jawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

“Jangan biarkan negeri kita terkoyak tercerai-berai terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain. Mari kita maknai Hari Pahlawan dengan nyata bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju,” pesannya.

Ada beberapa cara orang muda dalam ambil bagian menjadi pahlawan bagi bangsa dalam bentuk aksi aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI seperti; menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan lainnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here