Dialog Interaktif “JAKSA MENYAPA” Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Sentil Proyek Tak Tepat Waktu

309
0
Dialog interaktif "Jaksa Menyapa" oleh Kejari Tana Toraja, Selasa (30/7/2019).

Updatekareba.Com, Toraja – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja melaksanakan Siaran Dialog Interaktif “JAKSA MENYAPA” yang disiarkan secara secara Langsung melalui Radio Solideo 103,2 FM, Selasa (30/7/2019) pagi.

Siaran Dialog Interaktif tersebut dibuka oleh pembawa acara David Lusse kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dan dilanjutkan dengan dialog interaktif dari pendengar Radio Solideo FM

Kajari Tana Toraja, Jefri P. Makapedua, memaparkan tentang jaksa menyapa, Pengawalan dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4D), dan program jaga desa serta Tiga Pilar jaga desa di Toraja.

“Dalam melaksanakan tugas kami bukan hanya penindakan hukum, namun kami juga melakukan pencegahan seperti program TP4D, dimana TP4D ini mendampingi pelaksanaan proyek, ya tidak dipungkiri banyak proyek yang tidak tepat waktu dalam penyelesaiannya,” kata Jefri P. Makapedua.

Kajari Tana Toraja juga menyampaikan pencegahan dan pengawalan dana desa melalui program khusus tiga pilar jaga desa yang terdiri dari Kejari, Polres, dan Kodim 1414 Tana Toraja.

Handover.

Dalam dialog interaktif ini juga dipaparkan tentang Pidana Umum oleh Kasipidum Kajari Tana Toraja Ringgi Sarungallo, tentang Intelejen oleh Kasi Intel Kajari Tana Toraja Andi Ardi Arman, dan tentang pidana khusus oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Tana Toraja Achmad Syauki, serta Penyidik Kejari Tana Toraja Umarul Faruq.

Kegiatan Siaran Dialog Interaktif “JAKSA MENYAPA” merupakan kerjasama antara Lembaga Penyiaran Publik, Diskominfo Toraja Utara, dengan Kejari Tana Toraja yang bertujuan membangun sarana hubungan masyarakat dengan Kejaksaan melalui program Siaran Dialog Interaktif “JAKSA MENYAPA” dengan harapan masyarakat dapat lebih mengenal dan memahami kinerja Kejaksaan khususnya terkait pelayanan bagi masyakarat dan menumbuhkan kesadaran hukum bagi masyarakat.

“Bahwa program Siaran Dialog Interaktif “JAKSA MENYAPA” diharapkan dapat memberikan pencerahan hukum melalui informasi yang bersifat edukatif dan prinsipnya masyarakat harus mendapatkan pemahaman yang benar dan akurat berkaitan dengan layanan dan kinerja Kejaksaan,” ungkap Kajari Tana Toraja.

Kajari Tana Toraja juga menegaskan, bahwa proses penegakan hukum berbeda dengan industri. Kalau industri semakin banyak yang dihasilkan dikatakan berhasil. Tetapi dalam penegakan hukum, Kejaksaan mengajak masyarakat mengubah pola pikir agar mampu menurunkan tingkat kejahatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau tidak ada partisipasi dari masyarakat informasi dari masyarakat maka akan sulit bagi kita karena jumlah kami hanya sedikit. Dengan adanya program-program ini harapannya bagaimana bisa kita menjaga dan membela keutuhan NKRI ini, bisa membantu persatuan dan kesatuan,” ucap Jefri.

Dialog interaktif “Jaksa Menyapa” oleh Kejari Tana Toraja, Selasa (30/7/2019).

Kajari Tana Toraja pun menambahkan dengan adanya jaksa menyapa rakyat ini masyarakat akan semakin tahu apa tugas pokok dan fungsi dari kejaksaan. Disamping itu juga masyarakat melalui program ini dapat meningkatkan kesadaran hukum bagi masyakarat.

“Kami juga meminta kepada masyarakat kalau ada yang memeras atas namakan kejaksaan tolong laporkan langsung ke saya, itu memalukan”, tutup Kajari Tana Toraja.

Tampak hadir dalam dialog tersebut Kepala Diskominfo Toraja Utara, Fitra, dan Staf Kejari Tana Toraja.

Siaran Dialog Interaktif “JAKSA MENYAPA” banyak masyarakat atau pendengar yang antusias memberikan pertanyaan seputar materi yang disampaikan hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat positif dan perlu dilanjutkan.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here