Dinsos Dan Karang Taruna Toraja Utara Jemput 153 Pengungsi Wamena Asal Toraja Di Rantepao

389
0
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Toraja Utara, Yola Rangga Papalangi (tengah)

Updatekareba.Com, Toraja – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dan Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja memastikan pihaknya memberikan pelayanan optimal kepada para pengungsi dari Wamena yang tiba di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

153 pengungsi Wamena asal Toraja ini tiba di ibu kota Toraja Utara, Rantepao, menggunakan delapan bus.

“Kami di Toraja selalu berkomitmen membangun Toraja dalam NKRI di kota ini dan sekarang ini terjadi kerusuhan di Wamena dan banyak sekali yang eksodus ke Toraja. Langkah yang kami ambil sebagian ada di wilayah Toraja, bersama Pemkab kami melakukan memberikan pelayanan gratis kesehatan dan juga memberikan bantuan kesehatan, dan mengantar langsung ke kampung halaman mereka di Toraja,” kata Ketua BPS Gereja Toraja, Pdt. Musa Salusu, saat menerima 147 pengungsi Wamena yang tiba di halaman kantor BPS Gereja Toraja, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Minggu (6/10/2019) pagi.

Sedangkan bagi para pelajar dari Wamena, Pemkab Toraja Utara akan menyediakan trauma healing.

“Kami berdoa supaya Wamena tidak semua pulang di sana, pengamanan akan diberikan rasa aman dan nyaman di Wamena. Di sini kita berikan healing anak sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Toraja Utara, Yola Rangga Papalangi, menjelaskan posko kemanusiaan ini akan tetap dibuka hingga para pengungsi Wamena asal Toraja telah tiba semua di Toraja.

“Kami terus berkoordinasi dengan posko di Makassar, dan masih ada sekitar 400 pengungsi asal Toraja yang akan tiba,” ungkap Yola Rangga Papalangi.

Dalam melayani pengungsi Wamena ini Dinsos Toraja Utara menurunkan Tagana dan Karang Taruna untuk pelayanan komsumsi, pengantaran ke kampung halaman, dan Trauma Healing.

“Selanjutnya Dinas Sosial segera melakukan penangganan trauma healing kepada keluarga tersebut, termasuk juga dengan penangganan nasib pendidikan anaknya,” ucap Yola.

Yola menambahkan, pemulangan warga korban kerusuhan di Wamena merupakan dibantu Propinsi Sulawesi Selatan bersama TNI-Polri. Untuk pemulangan ke asal daerah, pemerintah kabupaten bekerja sama dengan PMTI SulSel.

“ Jika yang datang warga Toraja Utara, Dinas Sosial akan melayani secara baik,“ pungkasnya.

Kendaran dinas Pemkab Toraja Utara dan beberapa kendaraan milik Anggota DPRD Toraja Utara juga dikerahkan dalam mengantar para pengungsi Wamena ini menuju rumah mereka yang ada di Toraja.

Puluhan aparan Polres Tana Toraja dan Kodim 1414 Tana Toraja juga nampak menjaga proses penjemputan dan pelayanan para Pengungsi ini.

Kepulangan beberapa perantau asal Toraja di Wamena Papua barat, akibat dari kerusuhan yang melanda daerah tersebut. Situasi dan kondisi Wamena sangat mencekam dan mengancam keselamatan jiwa, sehingga banyak warga pendatang menyelematkan diri. Salah satunya minta dipulangkan ke daerah asalnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here