Ditetapkan Jadi Cabup/Cawabub Pilkada Toraja Utara, Ini Visi Misi Paslon Rinto – Yonathan (RINDU)

528
0
Desain by agu (tim Paslon Rinto - Yonathan).

Updatekareba.Com, Toraja – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara resmi menetapkan Yosia Rinto Kadang dan Yonathan Pasodung sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati bersama dua paslon dalam Pilkada serentak, Kamis 23 September 2020.

Pasangan Yosia Rinto Kadang dan Yonathan Pasodung yang dikenal dengan tagline RINDU juga telah menyiapkan visi dan misinya.

Paslon RINDU sendiri diusung Partai Nasdem dan Hanura, serta didukung Partai PSI dan Berkarya.

“Visi untuk Toraja Utara dari kami pasangan RINDU yakni Kita Bangkit Meraih Kemenangan,” kata Yosia Rinto Kadang, yang berstatus calon petahana ini.

Rinto pun menjelaskan misinya seperti peningkatan bidang pendidikan, bidang kesehatan, dan bidang pertanian.

“Salah satu misi kami yakni bidang pertanian, dan dukungan penuh saat saya terpilih datang dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, yang merupakan kader nasdem pusat,” ungkap Rinto, yang merupakan Ketua Nasdem Toraja Utara ini.

Lanjut Rinto, untuk konsep pembangunan infrastruktur, penataan kota, dan perluasan koneksivitas, yakni pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Perlu penguatan sinergitas dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk menjamin pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Rinto.

Pasangan Rinto – Pasodung juga menjelaskan tentang karakteristik Toraja Utara sebagai kota budaya. Toraja Utara dinilai kaya warisan budaya yang kental dan tumbuh pesat bergeliat sebagai kota kecil tapi modern.

Selanjutnya Rinto – Pasodung memaparkan tantangan utama Kabupaten Toraja Utara saat ini yakni bangkit dari pandemi Covid-19. Mereka juga berencana melakukan penataan berbagai hal seperti kepadatan penduduk, permukiman, kemacetan, sampah, tata ruang, lingkungan dan sumber daya air.

Di bidang pariwisata, menurut Yosia Rinto, Toraja Utara memiliki potensi besar tapi belum dikelola baik. Profesionalisme pelaku wisata masih rendah, kebersihan masih kurang, serta minimnya fasilitas dan penunjang pariwisata.

“Namun kelebihan utama dari segi budaya bahwa orang Toraja Utara sangat humble dan terbuka bagi siapapun yang datang,” tutur Rinto

Rinto – Pasodung bahkan memiliki misi luar biasa pada pengembangan objek wisata di Toraja Utara

“Pariwisata Toraja Utara harus dijaga, kemudian tampung aspirasi para diver. Fasilitas wisata dan resort dibuat lebih representatif,” jelas Rinto.

Pasangan RINDU ini juga didukung anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem yang tidak lain istri dari Yosia Rinto Kadang, yakni Eva Stevany Rataba.

“Istri saya yang anggota DPR RI juga siap membawa program – program aspirasinya bagi rakyat Toraja Utara, khususnya bidang pendidikan dan pariwisata untuk meraih kemenangan,” ucap Rinto.

Rinto pun menyampaikan permohonan maafnya jika ada kesalahan selama menjabat sebagai Wakil Bupati Toraja Utara, dan memohon restu dan dukungan kepada masyarakat Toraja Utara untuk maju di Pilkada Toraja Utara periode 2021 – 2024 bersama Yonathan Pasodung.

Dalam pengundian nomor urut di KPU Toraja Utara, paslon RINDU mendapatkan nomor urut satu.

“Terima kasih dan kami berharap kita semua satu tujuan, satu kerinduan, dan satu hati membangun Toraja Utara,” harap Rinto, Jumat (24/9/2020).

Sementara Cawabup Yonathan Pasodung mengungkapkan memilih berpasangan dengan Rinto karena muda dan mempunyai pemikiran sejalan dalam niat tulus membangun Toraja Utara.

“Pengalaman saya sebagai Kepala Dinas di dua Dinas Pemprov DKI Jakarta menjadi kekuatan saya kembali membangun kampung halaman saya (Toraja Utara) bersama Pak Rinto,” ucap Yonathan Pasodung.

Mantan Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI Jakarta sekaligus Pelaksana Tugas Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta di era Jokowi, Yonathan Pasodung, maju sebagai Calon Wakil Bupati Toraja Utara mendampingi Yosia Rinto Kadang, di Pilkada 2020 ini.

Yonatha Pasodung kelahiran Toraja, 24 November 1959 juga merupakan sosok ASN yang dekat dengan Joko Widodo yang saat ini menjabat sebagai Presiden RI.

Yonathan menceritakan salah satu kenangan saat secara mendadak, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengumumkan penggantian Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Widyo Dwiyono. Widyo digantikan oleh Yonathan Pasodung, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah.

Untuk diketahui Yonathan Pasodung mengenyam pendidikan S-1 Universitas Hasanuddin Jurusan Teknik Elektro dan Magister Institut Teknologi Bandung Jurusan Studi Pembangunan itu diberikan tugas baru oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu Joko Widodo, yang sama sekali di luar pengetahuan, yakni di Dinas Pertamanan dan Pemakaman, dimana Yonathan saat itu juga sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemprov DKI Jakarta.

Kendati demikian, pria yang mengawali karier PNS sebagai salah satu staf di Dinas Tata Bangunan, nama sebelum diganti jadi Perumahan dan Gedung Pemerintahan, tahun 1990 hingga 1994 itu tak merasa menjabat di dua posisi strategis adalah beban berat.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here