DPD PARKINDO SULSEL Harap DPP Segera Laksanakan MUNAS Ke-5

220
0
Handover.

Updatekareba.Com, Makassar – Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah Partisipasi Kristen Indonesia Sulawesi Selatan (DPD PARKINDO SULSEL) Eliyah A Manapa’ Sampetoding mendorong agar DPP PARKINDO (2015-2020) segera melaksanakan Musyawarah Nasional (MUNAS).

Eliyah menuturkan MUNAS Ke-4 sebelumnya dilaksanakan pada Agustus 2015, sehingga jika mengacu periode 5 tahun DPP PARKINDO seharusnya MUNAS ke-5 sudah dilaksanakan pada Agustus 2020 kemarin.

Eliyah juga menjelaskan pada periode DPP PARKINDO (2015-2020) sebelumnya hanya 2 DPD yang berhasil melaksanakan MUSDA (Musyawarah Daerah) yakni DPD Kalimantan Selatan pada 25 November 2017 dan DPD Sulawesi Selatan 19-20 Januari 2018. Kedua DPD tersebut di persiapkan dan dilantik oleh Wakil Ketua Umum Lukman Doloksaribu dan Ketua DPP Mangaranap Sinaga. Sehingga kedepannya diperlukan pengembangan dan regenerasi struktur agar mampu mengembangkan Organisasi di seluruh Provinsi Indonesia.

Sejarah Ormas Parkindo adalah lahir dari pertemuan tahunan yang diadakan Yayasan Komunikasi. Yayasan ini dibentuk oleh Partai Kristen Indonesia pada tahun 1969 untuk menangani permasalahan di luar politik Praktis.

Berbeda dengan sejumlah partai Islam, seperti Perti, PSSI, NU, dan Parmusi yang setelah berfusi ke PPP kemudian menjadi ormas, Parkindo baru muncul belakangan, pada tahun 1991 yakni 20 tahun setelah berfusi 1973 ke PDI.

Sejak berdiri pada 29 November 1993, Lembaga Keumatan Ormas Parkindo sudah menyelenggarakan Munas 4 kali.

Pada Munas ke–1 tahun 1995 memiliki ketua Umum Sabam Sirait dan Sekjen Supardan, pada Munas ke-2 tahun 2000 memiliki ketua umum Marojahan Doloksaribu dengan Sekjen Edward Tanari, pada Munas ke-3 tahun 2005 memiliki ketua umum Saut Sirait dengan Sekjen Jeiry Sumampouw.

Pada Pengurusan Periode ke-3 yang seharusnya selesai pada 2010, tertunda Musyawarah Nasional (Munas) nya selama 5 tahun, sehingga Munas ke-4 baru dapat dilaksanakan pada bulan Agustus 2015.

Selanjutnya, Pengurusan Periode ke-4 memiliki ketua umum Alida Lampe Guyer dan sekjen Ernest Kuhuparouw.

Sebelumnya beredar bahwa telah terbentuk partai baru dengan nama Parkindo 1945.

Edward Tanari (Sekjen DPP Parkindo periode 2000-2005) menjelaskan bahwa Partai Parkindo 1945 tidak ada hubungannya dengan Ormas Parkindo maupun dengan Partai Kristen Indonesia (Parkindo) masa Orde Lama.

“Parkindo masa Orde Lama itu sudah Fusi dengan 4 partai lainnya (PNI, Murba, Partai Katolik, dan PPKI) menjadi PDI yang kini PDI Perjuangan. Sedangkan Partai Parkindo 45 itu lahir pasca Reformasi)” ungkap Edward Tanari dikutip dari edunews (16/10/2020)

Dari berbagai sumber berita, diketahui Partai Parkindo 1945 sendiri sedang ada dualisme antara kubu Alida Sampe Guyer dan kubu Yesri Tandiseru.

“Parkindo adalah Ormas Kristiani, bukan Partai Politik. Secara kelembagaan, kami tidak pernah komunikasi dengan Parkindo 1945. Jika terkait Individu, itu hak masing-masing mendirikan atau bergabung dengan partai politik baru” lanjut Eliyah menjelaskan

“Tidak bisa kita berasalan karena pandemi Covid19 sehingga MUNAS tidak dilaksanakan, karena dengan teknologi yang ada saat ini MUNAS bisa dilaksanakan melalui daring. Sudah ada banyak contoh Lembaga yang melaksanakan MUNAS secara online dan terbuka” tutup Eliyah.(*/UK)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here