DPRD Tana Toraja Tegas Menolak Eksplorasi Panas Bumi Di Bittuang

3680
0
Rapat koordinasi Komisi III DPRD Tana Toraja dengan Pemkab Tana Toraja terkait panas bumi di Kecamatan Bittuang, Sabtu (6/2/2021).

Updatekareba.Com, Toraja – Anggota DPRD Tana Toraja menyatakan menolak rencana Kementerian ESDM untuk kegiatam eksplorasi Panas Bumi di Kecamatam Bittuang, Kabupaten Tana Toraja.

Hal ini disampaikan Ketua Bapemperda DPRD Tana Toraja DR. Kristian Lambe’, seusai rapat koordinasi bersama dengan Kadis BLHD Adelheid Sosang, kadis PRKP Daud Balalembang, Bappeda Johan, dan Camat Bittuang Andi Palloan, Dinas Pertambangan dan Komisi III DPRD Tana Toraja, Sabtu (6/2/2020) kemarin.

“Prinsip kami bahwa Toraja harus seperti Bali. Karena Toraja&Bali fokus sebagai daerah tujuan wisata wisman dan wisnus. Toraja dan Bali masuk Kawasan strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Jadi kami tegas menolak ada tambang di Tana Toraja,” kata DR. Kristian Lambe’.

Kristian Lambe’ mengungkapkan Di bali sama sekali tidak ada tambang, sementara Toraja yang dijual adalah wisata panorama Alam dan Budaya.

“Komisi III akan mempertanyakan langsung ke kementrian ESDM, DPR RI, dan Kementrian Kehutanan & Lingkungan Hidup karena lokasi tambang panas bumi masuk dalam Kawasan Konservasi (KK),” ungkap Anggota Fraksi Demokrat DPRD Tana Toraja ini.

Kristian juga menyampaikan Pemerintah Pusat, Kementrian ESDM tidak konsisten terhadap kebijakan nasional dimana Toraja masuk dalam Kawasan strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

” Banyak kekawatiran masyarakat seperti Ledakan, limbah, Bittuang bisa tenggelam, tidak ada air, dan menjadi daerah longsor,” sebut Kristian.

Dalam rapat koordinasi ini Komisi III DPRD Tana Toraja juga mengeluarkan rekomendasi sehubungan dengan riak – riak dan protes dari beberapa kelompok masyarakat menolak tambang panas bumi di Lembang Bittuang

Komisi III akan melakukan kunjungan kerja di Lembang Balla , mendengar Aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholder ).

Untuk dikatahui pada tahun 2009, zaman Bupati JA situru, panas bumi di Bittuang masuk tahap penyelidikan. Pada tahun 2012, zaman Bupati Theopilus, masuk tahap eksplorasi 4 titik kedalaman 800 meter, dan tahun 2021, zaman Bupati Nicodemus tahap tinjau ulang ada gumpalan air.

Berikut beberapa tahapan yang sudah dilakukan oleh Badan Geologi, Kementerian ESDM untuk eksplorasi panas bumi di Tana Toraja.

1. Survei Terpadu Geologi, Geokimia, dan Geofisika oleh Badan Geologi (2009)
2. Survei Magnetotelurik oleh Badan Geologi (2012)
3. Pengeboran Landaian Suhu Sumur BTG-1 oleh Badan Geologi (2013)
4. Survei Magnetotelurik Lanjutan oleh Badan Geologi (2014)
5. Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL & UPL) tahun 2020
6. Sosialisasi Rencana Kegiatan Eksplorasi Panas Bumi oleh Pemerintah di Daerah Panas Bumi Bittuang yang dilaksanakan di Kantor Camat Bittuang (11 November 2020)

Semua kegiatan tersebut di atas, dilakukan oleh Badan Geologi, Kementerian ESDM.

Survei yang akan dilakukan saat ini:
Survei Akuisisi Data Geologi, Geokimia, dan Geofisika

Tahapan selanjutnya, tergantung dari hasil survei akuisisi data saat ini, apakah data yang diperoleh nanti cukup untuk meyakinkan terkait besarnya potensi panas bumi di Bittuang, atau justru diperlukan lagi tambahan data melalui survei lanjutan.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here