DPRD Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Pertama, Hanya Legislator PDIP Ini Yang Bakal “Oppo” Jadi Pimpinan

661
0
Anggota DPRD Toraja Utara dari Fraksi PDIP, Samuel T. Lande.

Updatekareba.Com, Toraja – DPRD Toraja Utara menggelar rapat paripurna ke-1 masa persidangan ke-1 tahun sidang 2019.

Paripurna ini dalam rangka pengumuman dan penetapan calon pimpinan DPRD Kabupaten Toraja Utara masa jabatan 2019-2024 dan Fraksi-fraksi DPRD Toraja Utara di ruang sidang paripurna Kantor DPRD Toraja Utara, Jumat (1/11/2019).

Rapat dipimpin Ketua Sementara DPRD Toraja Utara, Nober Rantesiama, didampingi Wakil Ketua Sementara, Calvyn Parapak Tondok, dan dihadiri anggota DPRD Toraja Utara.

Dalam rapat tersebut dibacakan tujuh fraksi DPRD Toraja Utara, diantaranya Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Golkar, Fraksi Hanura, Fraksi Demokrat, Fraksi Nasdem, Fraksi Hanura, Fraksi Persatuan.

Sementara untuk calon pimpinan DPRD diantaranya, Ketua Toraja Utara Nober Rantesiama (Partai Nasdem), Wakil Ketua DPRD Toraja Utara, Calvyn Parapak Tondok (Partai Golkar), dan Semuel T. Lande’ (Partai PDIP).

Ketiga Pimpinan ini akan segerahh diusulkan ke Gubernur SulSel untuk mendapat SK Pimpinan DPRD dan segera dilantik untuk melanjutkan tahapan agenda – agenda berikutnya yaitu pembentukan Alat Kelengkapan Dewan.

Ketua Sementara DPRD Toraja Uara, Nober Rantesiama, menyampaikan setelah rapat paripurna dilanjutkan dengan rapat bersama para ketua fraksi di ruang kerjanya yang membahas tentang bagaimana DPRD Toraja Utara bisa tertib dalam arti tepat waktu.

“Kita sudah tegaskan dan berharap untuk tahun yang akan datang ini supaya anggota DPRD bisa tepat waktu sesuai dengan tata tertib yang sudah dibuat,” katanya.

Pong Sancai sapaan akrabnya berharap agar kedepan lembaga DPRD ini akan lebih baik lagi.

Ia juga menegaskan, penegakan tata tertib sangat penting bagi siapa pun yang menjadi anggota DPRD Toraja Utara, sehingga kita akan melaksanakan tugas sesuai tupoksinya.

Politisi Nasdem Toraja Utara itu menambahkan terkait dengan tata tertib (Tatib) dewan, nantinya tiap fraksi akan mengutus calon yang akan masuk didalam Badan Kerhormatan (BK) DPRD Toraja Utara.

Nober mencontohkan, jika ternyata tiap rapat paripurna ternyata ada anggota dewan yang mungkin tiga atau empat kali tidak masuk.

Diharapkan agar semua ketua fraksi memberikan surat teguran atau menyampaikan kepada anggotanya masing-masing.

“Kalau ternyata tidak mau maka ketua fraksi berhak untuk mengajukan kepada BK DPRD. Setelah menyampaikan surat kepada BK, maka BK akan memanggilnya. Itu mekanisme peneguran kepada anggota DPRD,” pungkasnya.

Dalam komposisi pengusulan calon Pimpinan DPRD Toraja Utara periode 2019 – 2024, hanya Politisi PDIP Semuel T. Lande’ yang jadi petahana, yang pada periode 2014 – 2019 juga menjabat Wakil Ketua DPRD Toraja Utara.

Untuk Pembentukan dan Penetapan Pansus Tata Tertib DPRD Toraja Utara yang di pimpin oleh Herman Pabesak dari PDI Perjuangan.

Sementara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP sudah mengeluarkan surat penetapan empat wakil ketua DPRD kabupaten/kota di Provinsi Sulsel. Surat penetapan itu, diteken langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Sudah diputuskan oleh DPP,” kata Ketua Badan Kehormatan DPD PDIP Sulsel, Ansyari Mangkona, beberapa waktu lalu.

Keempatnya yakni Andi Suhada Sappaile (DPRD Kota Makassar), Andi Mapparemma (DPRD Kabupaten Soppeng), Yohanis Lintin Paembongan (DPRD Kabupaten Toraja), dan Samuel Timotius Lande (DPRD Kabupaten Toraja Utara).(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here