Dugaan Money Politik, Caleg DPRD Toraja Utara Dilaporkan Ke Bawaslu

4574
0
Barang bukti dugaan money politik di Kecamatan Rantebua, Toraja Utara, Senin (22/4/2019)

Updatekareba.Com, Toraja – Anggota KPPS dilaporkan ke Panwas Kecamatan Rantebua, Toraja Utara, terkait dugaan money politik yang dilakukan salah satu Caleg di Dapil III Toraja Utara Senin (22/4/2019) siang.

Pelapor Hasruddin Pagajang, SH
melapor dengan membawa bukti amplop putih yang berisi uang 250 ribu rupiah, sampel kertas suara yang ada didalam amplop.

“Kami telah melaporkan dugaan money politik yang dilakukan salah satu caleg Dapil 3 Toraja Utara Pada masa tenang,” kata Hasruddin Pagajang, Selasa (23/4/2019) pagi.

Hasruddin selaku pelapor sangat prihatin dengan masih adanya money politik setelah 20 tahun Indonesia masuk era Reformasi.

Laporan dugaa politik uang ini dengan surat nomor 001/LP-Pt/Kec.Rantebua/27.21/IV/2019.

Barang bukti dugaan money politik di Kecamatan Rantebua, Toraja Utara, Senin (22/4/2019)

“Terlapor berinisial MP seorang anggota KPPS (petugas TPS), dimana kami menangkapnya dengan membawa sebuah amplop dan sampel kertas suara yang hanya ada nama satu caleg,” ujar Hasruddin Pagajang.

Terlapor MP juga seorang guru honorer juga diduga merangkap jadi tim sukses.

“Mereka diberi amplop putih yang berisi uang Rp 250 ribu. Sembari mengajak untuk mencoblos anaknya yang nyaleg,” kata Hasruddin yang juga seorang pengacara ini.

Hasruddin juga meminta agar Bawaslu tidak bermain – main menangani kasus dugaan politik uang ini.

“Siapa pun pelaku politik uang di Toraja harus kita lawan, Bawaslu jangan tinggal diam, dan Caleg yang terbukti bermain money politik harus didiskualifikasi,” ungkap Hasruddin.

Sementara, Ketua Bawaslu Toraja Utara Andarias Duma mengatakan, laporan dari salah seorang warga adanya dugaan money politik sudah diterima. Saat ini pihaknya sudah melakukan kajian.

“Laporan ini sudah masuk dan diserahkan ke Gakkumdu Toraja Utara telah melakukan pembahasan pertama. Kami memutuskan untuk melakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Dengan memanggil pihak pelapor dan terlapor,” terang Andarias Duma, melalui telepon.

Jika nanti dalam penyelidikan terbukti melanggar hukum dan memiliki kekuatan hukum tetap maka caleg yang dilaporkan dapat didiskualifikasi.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here