Empati dari YRK, Bantu Paket Kasih Kepada Korban Banjir Luwu Utara

505
0
Bantuan Yosia Rinto Kadang yang diterima BPBD Luwu Utara, Rabu (15/7/2020).

Updatekareba.Com, Toraja – Seluruh mata dunia kini menatap ke Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Peristiwa tragis, bencana banjir bandang di kabupaten berpenduduk 321.979 jiwa itu membuat semua komponen bangsa memberi semangat agar salah satu kawasan Tana Luwu itu bisa segera pulih dan bangkit.

Salah satunya, datang dari tokoh Toraja yang dikenal ringan tangan dan responsif atas musibah warganya, Yosia Rinto Kadang yang kini duduk sebagai Wakil Bupati Toraja Utara.

Sebagai bentuk responsif terhadap bencana banjir bandang yang melanda kabupaten Luwu Utara, Yosia Rinto Kadang salurkan bantuan logistik.

Bantuan tersebut diserahkan Atto mewakili Yosia Rinto Kadang yang diterima langsung oleh Sekretaris BPBD Luwu Utara

“Bantuan yang diserahkan adalah bentuk responsif bencana yang tentu diharapkan mampu membantu masyarakat dengan cepat,” tutur Atto.

Selain logistik, Rinto yang juga Wabup Toraja Utara juga menyebutkan bantuan yang diserahkan berupa susu asupan gizi.

“Semoga logistik dan asupan gizi yang diserahkan dapat meringankan beban korban banjir bandang di Luwu Utara,” tuturnya.

Sekretaris BPBD Luwu Utara Suharman mengapresiasi responsif Yosia Rinto Kadang sebagai Wakil Bupati Toraja Utara yang tak lain ansk pemuda yang peduli kemanusiaan.

“Terima kasih atas bantuannya untuk masyarakat Luwu Utara. Dan kami berharap kerjasama ini akan terus berlanjut,” tuturnya.

Ia menambahkan, bantuan logistik yang diserahkan tersebut akan disalurkan langsung ke masyarakat bersama relawan kepada korban banjir bandang ini.

Sementara Yosia Rinto Kadang, melalui pesan What’s App menyampaikan kita sebagai manusia tentu melihat bencana alam banjir bandang di Luwu Utara ini sebagai tragedi kemanusiaan.

Rinto mengaku jika musibah banjir disertai luapan lumpur dan material kayu tersebut sebagai banjir paling dahsyat selama ini yang membuat ia jadi merinding.

“Kami merinding, ini banjir paling dahsyat, dan saya mengajak kita semua hadir disina untuk memberi penguatan moral dan berbagi empati, kepada saudara-saudara kami semua yang terkena musibah, kita berharap tragedi ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua ke depannya utamanya dalam aspek pengelolaan lingkungan,” sebut Yosia Rinto Kadang.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here