Gelar Temu Diskusi, Ini Kerjasama DPC LAKI dan Kejari Tana Toraja

258
0
Handover (Kejari Tana Toraja).

Updatekareba.Com, Toraja – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Toraja Utara lakukan temu diskusi bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja di Aula Wicaksana Kejari Tana Toraja, Makale, Rabu (23/3/21)

Temu diskusi yang dihadiri oleh Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Tator di Rantepao, Dery Fuad Rahmat juga pengurus inti LAKI, dipimpin oleh Kepala Kejari (Kajari) Tana Toraja tersebut membahas beberapa program kerjasama dalam memberantas korupsi di lingkup wilayah Kabupaten Toraja Utara.

Kajari Tana Toraja, Jefri P. Makapedua di akhir diskusinya menyimpulkan bahwa dalam pertemuan kali ini lebih dalam membahas tentang langkah-langkah atau tindakan apa yang akan dilakukan ke depan dengan kerjasama apa yang perlu ditingkatkan di dalam menegakkan hukum.

“Kegiatan hari ini adalah bentuk dan fungsi peranan Kejaksaan di dalam melakukan koordinasi dan kerjasama terkait dengan lembaga-lembaga masyarakat yang ada, khususnya bersama pengurus DPC LAKI Kabupaten Toraja Utara untuk bersama-sama mendiskusikan langkah-langkah kedepan apa yang harus kami lakukan,” ungkap Kajari Jefri.

Tak hanya apa yg dilakukan Kejaksaan, lanjut Jefri, bahwa juga apa yang harus dilakukan oleh LAKI sebagai bagian dari lembaga swadaya masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Lanjut dijelaskan Jefri, bahwa kerjasama yang dijalin bersama LAKI yang paling utama adalah bersama-sama dalam memberikan informasi dan laporan temuan yang di dapati oleh LAKI di lapangan saat mendapatkan suatu kejadian tindak pidana.

“Informasi atau laporan dari LAKI tentu bisa kita terima dan kalau memang memenuhi syarat peraturan hukum yang ada, tentu bisa kita tindak,” terangnya.

Harapan kami, katanya, dengan adanya pertemuan dan diskusi dengan lembaga DPC LAKI dengan niat dan tujuan untuk bisa bersama-sama melakukan pengawasan yang terkait dengan program pemerintah dan pembangunan pemerintah yang sedang berjalan.

“Diharapakan agar penyalahgunaan wewenang yang bisa mengakibatkan adanya kerugian negara bisa kita hindari dan bisa kita cegah sehingga bisa bersih dari perbuatan curang (korupsi), untuk apa, ya untuk pembangunan betul-betul bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kabupaten Toraja Utara,” harapnya.

Senada dengan itu, Kacabjari di Rantepao, Derry Fuad Rahmat dalam kesempatan itu mengatakan sangat mendukung langkah yang dilakukan Kejari dalam rangka mencegah terjadinya korupsi di wilayah Torut, dan mengapresiasi terbentuknya organisasi anti korupsi LAKI di Toraja Utara.

“Diharapan LAKI kedepannya bisa bekerjasama dalam mencegah korpusi dan bahkan bisa melaporkan hasil temuan dilapangan dengan disertai beberapa data bukan dalam bentuk surat kaleng,”katanya.

Dijelaskan Derry bahwa, salah satu kendala yang dialami dalam melakukan tindakan karena laporan yang masuk terkadang kurang data sehingga pihaknya kesulitan dalam melakukan tindaklanjut, bahkan kadang-kadang laporan yang masuk itu tidak jelas. Olehnya itu dirinya berharap pengurus LAKI bisa membantu dalam penanganan dan atau pencegahan terjadinya korupsi di wilayah Toraja Utara.

“Kami mendukung dengan terbentuknya LAKI di Torut, karena akan sangat membantu dalam mencegah terjadinya korupsi di wilayah Toraja Utara, dan kami siap kerja sama. Apalagi kami di Kecabjari Rantepao, tenaga yang ada masih sangat terbatas, padahal di wilayah Torut ada banyak kasus yang harus ditangani sehingga dengan hadirnya LAKI diharapkan dapat mendukung kami dalam mencegah terjadinya korupsi, ” pungkas Deri Fuad.

Sementara Ketua DPC LAKI Toraja Utara, Pdt. Danny Saud menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan Kejari Tana Toraja dalam mencegah terjadinya korupsi, dengan melibatkan dan terbuka dengan organisasi penggiat anti korupsi seperti LAKI yang saat ini telah terbentuk di Toraja Utara.(*/UK)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here