Gubernur SulSel Terus Pacu Pembangunan Infrastruktur Di Toraja Utara

156
0
Handover (Diskominfo Toraja Utara).

Updatekareba.Com, Toraja – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meyakini pembangunan sejumlah prasarana infrastruktur pendukung pariwisata di kawasan strategis Toraja yang saat ini sedang digenjot pengerjaannya menjadi kunci utama membangkitkan kembali daya saing pariwisata Toraja di taraf internasional.

Dirinya menyebut, kondisi faktual ketersediaan infrastruktur aksesibilitas maupun konektivitas di Toraja saat ini bila dibandingkan dengan besarnya potensi pariwisata yang dimiliki telah menjadi indikator kesenjangan yang paling mempengaruhi pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Toraja, terutama minat kunjungan wisatawan mancanegara.

“Toraja ini daerahnya indah, sejuk dan alamnya sangat luar biasa, sayang ya infrastruktur jalan menuju kawasan wisata yang sangat rusak, sehingga saya kira kalau orang berkunjung ke Toraja, mungkin waktunya bisa ditempuh dalam waktu cepat, tetapi akses menuju kawasan wisata, habis waktu di jalan,” ungkap Gubernur kepada awak media disela – sela kunjungannya memantau pengerjaan sejumlah objek fisik jalan dan objek wisata di Toraja Utara, Kamis (1/10/2020).

Di satu sisi, untuk mengatasi kondisi kesenjangan infrastruktur tersebut tentunya membutuhkan pembiayaan yang besar dan jika hanya mengandalkan kemampuan fiskal (DAU/PAD) yang dikelola kedua otoritas pemerintah kabupaten (Pemkab Toraja Utara dan Pemkab Tana Toraja) tentu akan sulit dilakukan, sehingga langkah intervensi, sinergitas dan kolaborasi program antara Pemerintah Provinsi Sulsel, pemerintah Pusat dengan Pemerintah Kabupaten menjadi solusi yang tepat untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur di Toraja.

“Tentu kita ketahui bahwa kemampuan pemerintah daerah terutama Toraja Utara maupun Tana Toraja itu sangat terbatas sehingga diharapkan dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, dan kami bersyukur tahun ini kita sudah mulai mendapatkan program jalan yaitu PHJD (Program Hibah Jalan Daerah) dari Australia, tahun depan mudah-mudahan berlanjut,” imbuh Gubernur.

Gubernur Nurdin Abdullah menjelaskan dukungan pembiayaan seluruh infrastruktur pendukung akses jalan di Toraja dilakukan melalui dua skema, yaitu skema konvensional yang bersumber dari APBD Provinsi Sulsel dan APBN serta skema program pembangunan hibah jalan (PHJD).

Sementara untuk target capaian realisasi fisik pengerjaan akses jalan yang mengkoneksikan seluruh objek wisata unggulan di Toraja, Gubernur berharap dapat tercapai hingga 70% pada tahun 2021 mendatang.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here