Hari Bakti Rimbawan Ke-36 Tahun 2019 Dipusatkan di Taman Buru Komara

398
0

Updatekareba.Com, Takalar – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup sukses menggelar kegiatan Hari Bhakti Rimbawan Ke-36 yang digelar serentak di 34 Provinsi.

Kegiatan ini dirangkaikan juga dengan Gerakan Anak Bangsa Tanam Pohon Serentak (Gerbang Mas). Di Sulawesi Selatan kegiatan ini dilaksanakan dibeberapa lokasi, salah satunya digelar di Dusun Pangkaje’ne, Desa Cakura, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sabtu (16/3/2019) siang.

Lokasi yang dikenal dengan “Taman Buru Ko’mara” digelar upacara panitia juga menggelar acara “Jungle Track” yang diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala BBKSDA Sulsel selaku panitia pelaksana, Kepala KSDAE Sulsel, Kadis Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Takalar, Camat Polsel, Kades Cakura dan jajaran kepala SKPD se-Kabupaten, tujuh perwakilan Polres dan Kodim 1426.

Bertindak sebagai pelakdana kegiatan Gerbang Mas, Hari Bhakti Rimbawan dan Jungle Track yakni IKA SKMA.

Dalam upacara tersebut sekitar 1000 peserta hadir dari semua unsur termasuk anak-anak pramuka SD se Polsel, aktivis pencinta alam dan perwakilan PGRI serta Disdik Kabupaten Takalar.

Acara ini terselenggara atas sinergitas antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Takalar, dengan mengangkat tema “Hutan Untuk Kesejahteraan Rakyat”.

Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E SUMA) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Ir.Darhamsyah, M.Si, menyampaikan beberapa hal termasuk pemilihan lokasi kegiatan ini yakni Taman Buru Ko’mara sebagai upaya mengenalkan masyarakat untuk menjaga dan mengembalikan fungsi hutan sebagai habitat satwa baik flora & fauna. Selain itu Taman Buru Ko’mara ini punya sejarah tersendiri,” terangnya.

“Taman Buru Komara ini memiliki sejarah yang panjang sebagai tempat berburu Karaeng Polongbangkeng, H. Padjonga Daeng Ngalle,” Lanjutnya.

“Kita akan jadikan lokasi ini sebagai event wisata dan event sport untuk berburu. Oleh sebab itu mari jaga, rawat dam lestarikan potensi hutan dan satwa di taman atau hutan ini”, pungkasnya.

Ditambahkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan yakni “Semoga nantinya Taman Buru Ko’mara tidak hanya menjadi aset daerah tapi juga menjadi aset nasional. Penanaman pohon dengan berbagai jenis ini sebagai upaya mengembalikan potensi dan fungsi hutan,” terangnya.

Acara kemudian dilanjutkan pemberian bibit secara simbolis dari Kepala (P3ESUMA) KLH, kepada Pemerintah Kabupaten Takalar yang diwakili Kepala Dinas LHP Kabupaten Takalar.

Ketua panitia penanaman pohon dari IKA SKMA Sulsel menambahkan bahwa sekitar 1500 pohon hari ini ditanam dilokasi ini. Kami berharap bahwa ini bukan hanya sekadar simbolis namun lebih kepada pemberian kesadaran kepada masyarakat mengenai eksistensi dan fungsi hutan,” tutupnya.

Meski sepi hidup kita jauh di tengah rimba, tapi kita gembira sebabnya kita bekerja untuk nusa dan bangsa,” begitulah seruan para rimbawan.

Kepada para rimbawan/ti seluruh Indonesia, Anda adalah pejuang bangsa, keberanian, dan dedikasi dalam menjaga lingkungan dan hutan kita, sungguh-sungguh bermakna demi masa depan manusia, dan seluruh bangsa Indonesia.

Rimbawan/ti adalah sosok yang kuat dalam identitas, skill, perspektif berpikir, solidaritas, dan bergotong-royong. Rimbawan juga sosok yang teguh dan tangguh, kuat dan disiplin dalam kerja dan pantang surut hadapi tantangan lapangan, survival.

Selamat Hari Bakti Rimbawan bagi kita semua. Teruslah berdedikasi dan berjuang tak kenal lelah untuk merawat dan mengelola rimba, juga lingkungan yang sehat, demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Tantangan ke depan semakin berat, mari kita atasi bersama. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, meridhoi segala upaya dan langkah-langkah kita.

Salam Rimba dan Salam Lestari.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here