Hari Bhayangkara Ke 75, Kapolres Tana Toraja Titip Pesan dan Harapan kepada Tokoh Agama

190
0

Updatekareba.Com, Toraja – Hari Bhayangkara Ke -75, tepat jatuh pada hari ini kami Kamis 1 Juli 2021, diperingati melalui Upacara Kebesaran Hari Lahir Polri secara Virtual di seluruh Polda dan Polres Se – Indonesia.

Di Polres Tana Toraja, Upacara Virtual Hari Bhayangkara Ke -75 di laksanakan di ruang Vicon, di ikuti oleh Kapolres Tana Toraja AKBP. Sarly Sollu, SIK, MH, dan para PJU.

Upacara virtual hari kebesaran Polri ini juga di hadiri oleh Jajaran Forkopimda Tana Toraja, Sekda Dr. Semuel Tande Bura mewakili Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung yang dikabarkan sedang sakit.

Ketua DPRD Wellem Sambolangi, turut pula hadir bersama dengan Kajari Makale Jefri Penanging Makapedua, dan tidak ketinggalan hadir Danramil Makale yang mewakili Dandim 1414 / Tator yang sebelumnya dikabarkan sedang berada di Kodam IV Hasanuddin.

Dan pada upacara kali ini, perwakilan tokoh adat masyarakat Tana Toraja, Pong Era, nampak pula hadir mengikuti upacara virtual dengan menggunakan pakaian adat Toraja berwarna merah.

Upacara berlangsung dengan khidmat meskipun melalui Virtual, di pimpin oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo langsung dari Istana Negara.

Usai Upacara, Kapolres Tana Toraja AKBP. Sarly Sollu, SIK, MH, langsung membuka acara syukuran Hari Bhayangkara Ke -75 dengan memberikan kata sambutan.

Acara syukuran yang di laksanakan di halaman apel ini berlangsung secara terbatas, hanya dihadiri oleh undangan instansi terkait, stake holder, tokoh agama, kepala Lembang peserta lomba Kampung Tangguh Nusantara, dan pemenang lomba – lomba yabg diadakan oleh Polres Tana Toraja.

Pada sambutannya, Sarly Sollu mengucapkan terimakasih kepada hadirin dan segenap masyarakat Tana Toraja yang telah mendukung terciptanya Kamtibmas yang kondusif di Tana Toraja di tengah masa pandemi covid -19.

Kepada tokoh agama yang hadir, Kapolres menitipkan pesan dan harapan.
” Saya menitipkan harapan kepada para tokoh agama, pak ustad dan pak pendeta, agar pada saat beribadah betul – betul menerapkan Prokes, Ibadah terlaksana dengan Khusuk namun tetap patuh prokes “.

Sarly Sollu juga memberikan penilaian terhadap tingkat kepatuhan masyarakat terhadap penerapan Prokes.

” Warga jika melihat patroli polisi itu langsung cepat – cepat pakai masker, baru lihat topinya polisi dari jauh, warga langsung pakai masker, kalau perlu bajunya yang di jadikan masker, nah ini suatu penilaian bahwa masyarakat kita sudah mulai sadar dan tetap terus di ingatkan “. Tutur Sarly Sollu.

” Saya menitipkan harapan kepada para tokoh agama, pak ustad dan pak pendeta, agar umat pada saat beribadah betul – betul menerapkan Prokes, Ibadah terlaksana dengan Khusuk namun tetap patuh prokes “.

Sebelum akhiri amanatnya, Kapolres mengucapkan permintaan maaf atas belum terwujudnya seluruh harapan masyarakat pada kepolisian.

” Terimakasih dan mohon maaf jika sampai saat ini seluruh harapan masyarakat belum dapat kami penuhi seutuhnya, namun kami akan selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik sesuai dengan kompetensi kami selaku anggota Polri,” Tutup Sarly Sollu.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here