Hari Jadi Toraja Ke – 772 ; Event Budaya Sebagai Evaluasi Perkembangan Seni Dan Budaya Toraja

464
0
Pembukaan event budaya Toraja 2019, di pasar seni Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sabtu (24/8/2019).

Updatekareba.Com, Toraja – Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae membuka secara resmi kegiatan Event Budaya Toraja dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Tana Toraja Ke 62 dan Hari jadi Toraja Ke 772 di pasar seni Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/8/2019).

Pembukaan festival budaya ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati dan didampingi oleh Wakil Bupati Victor Datuan Batara, para Pimpina OPD Tana Toraja.

Acara pembukaan event budaya tersebut juga diisi dengan kegiatan lomba To Ma’parapa’ dan Lomba cerita rakyat antar pelajar, hiburan tarian Pagellu dari Kecamatan Makale Utara, serta musik bambu.

Dalam sambutannya, Bupati Tana Toraja sangat mendukung pelaksanaan kegiatan Event Budaya Toraja.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tana Toraja sangat mendukung kegiatan festival budaya ini, karena rangkaian kegiatan ini akan berpengaruh signifikan terhadap pengembangan dan pelestarian serta upaya untuk peningkatan apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya lokal yang ada di Toraja,” Ucap Nicodemus Biringkanae ketika menyampaikan sambutan.

Kemudian Nicodemus juga mengungkapkan kegiatan Event Budaya adalah salah satu upaya pemerintah untuk melestarikan, mengembangkan serta memperkenalkan budaya yang ada di Toraja.

“Dengan dilaksanakannya Festival Budaya yang pada hari ini akan saya resmikan maka ini adalah salah satu upaya pemerintah dalam melestarikan, mengembahkan serta memperkenalkan budaya dan kesenian yang ada di Kabupaten Tana Toraja kepada masyarakat baik yang ada didalam maupun yang berada diluar Tana Toraja.” Ungkapnya.

Bupati Nicodemus menjelaskan bahwa Event Budaya Toraja ini juga merupakan salah satu sarana atau media bagi seniman dan budayawan lokal untuk menampilkan kreatifitas dan sekaligus sebagai evaluasi perkembangan kesenian dan kebudayaan yang ada di Tana Toraja sehingga kesenian dan kebudayaan yang ada di daerah tetap eksis.

Selanjutnya, Bupati Nicodemus berharap kepada para pelaku seni dan budaya agar terus berkarya dengan penuh kreativitas dan berinovasi.

“Saya berharap kepada seluruh pelaku seni dan budaya yang ada di Toraja agar teruslah berkarya dengan penuh kretivitas dan berinovasi, karena dengan demikian maka seni dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Toraja dapat eksis ditengah masyarakat Indonesia.” Harap Nicodemus.

Di Provinsi SulSel ada 4 Kabupaten sebagai kawasan pembangunan staregi wisata dan hanya Kabupaten Tana Toraja satu – satunya kawasan wisata budaya.

Tema event budaya Toraja 2019 “Budaya Toraja Perekat Bangsa”.

Empat ritual budaya telah didilakukan Pemkab Tana Toraja mndahului pembukaan event budaya Toraja 2019 ini yakni

* Ritual mepare dan Ma’lambuk di Kecamatan Sangalla Utara.
* Ritual tradisional Aluk Manta’da di Kecamatan Makale Utara.
* Ritual Aluk Massuru’ di Kecamatan Makale Utara.
* Ritual tradisional banua papa batu Tumakke di Lembang Banga, Kecamatan Rembon.

Adapaun jadwal event budaya yang akan dilaksanakan yakni ;

*Seminar adat dan tradisi diruang pola kantor Bupati Tana Toraja (tanghal 26-27/8)

* Festival kuliner masakan hitam dan lomba musik bambu dipasar seni Makale (tanggal 28/8)

* Pameran dan festival kopi, FGD & Forum Bisnis Kopi di Gedung Tammuan Mali dan gedung BPSW III Gereja Toraja Kecamatam Makale (tanggal 29/8)

* Lomab paduan suara, pemilihan putri kopi di Pasar Seni Makale (tanggal 30/8)

* Puncak acara dengan minum.kopi menggunakan Kararo dan lelang kopi memecahkan rekor MURI dipandu Kementrian Perdagangan RI (tanggal 31/8).(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here