HCPSN 2020 BBKSDA Sulsel dan Sahabat Penyu Semarakan Kemah Konservasi

90
0
Handover.

Updatekareba.Com, Polman – Kemah konservasi dalam rangka Hari Cinta Puspa Satwa Nasional 2020 disemarakkan BBKSDA Sulsel dan Sahabat Penyu di Pantai Mampie Kab Polman Sulawesi Barat, tanggal 4 sampai 5 Nov 2020.

“Kemah Konservasi sebagai kepedulian pada alam, ” Kata Ketua Sahabat Penyu Muh Yusri Mampie sebagai penggagas giat, bersama Laut Biru.

Hadir ditengah tengah peserta, Adriansyah duta laut Indonesia 2020.

Dalam sambutan pembukaan Kepala BBKSDA sulsel, Ir. Thomas Nifinluri, M.Sc mengatakan. “saya sangat mengapresiasi giat kemah konservasi dalam rangka HCPSN 2020 yang jatuh 5 November 2020. Apalagi Pantai Mampie dengan sahabat Penyu-nya sudah mendunia.”

“Mengenai penyu, memang kita belum bisa maksimal dalam konservasinya di Sulawesi Barat karena beberapa waktu lalu ada kasus ratusan penyu yang dibunuh di Mamuju Utara karena dianggap memakan rumput laut.” jelas Thomas.

“Dan kami BBKSDA Sulsel menyesalkan penghentian penyidikan pada kasus ini,” tegas Thomas.

Thomas menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama inisiatif serta kreatifitas kaum muda milenial dalam penyelenggaraan KK dikaitkan dgn HCPSN 2020 khususnya pelestarian dan konservasi penyu.

Pantai Mampie status APL di Polman telah dijadikan site pembelajaran bagi publik khusus untuk pelestarian penyu dalam 10 tahun terakhir.

“Giat KK ini sejalan dengan semangat dan program Ditjen KSDAE KLHK untuk program pelestarian satwa yang dilindungi sekaligus untuk edukasi dan literasi konservasi penyu bagi publik dan kaum muda milenial,” tambahnya

Harapan kedepan adalah semakin banyak kader kader dan local champion konservasi dan pelestari penyu disepanjang pantai Sulbar dan Sulsel, termasuk dukungan para pihak dalam peningkatan kapasitas dan sumberdaya kepada kelompok pelestari penyu serta penegakan hukum bagi pelaku pelanggaran perdagangan satwa liar dilindungi khususnya penyu di Sulbar.

Camp Konservasi HCPSN kali ini sangat menarik, ada Sekolah laut, Nonton bareng yang kreatif dan inovatif melalui media sosial,workshop, diskusi hangat dan sangat meriah dari peserta KK.

“Semoga acara ini menambah wawasan kita dalam penyelamatan penyu dan konservasi lainnya di Polman dan sekitarnya,” tutup Thomas.

Hadir bersama Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulsel, Dinas Kelautan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Polman, didukung para sponsor dan collaborators dengan peserta kaum muda milenial kelompok pelestari penyu serta kelompok peduli lingkungan dan mapala di Kab Polman,Majene Pinrang Pare Pare sebanyak 100 orang peserta.

Giat KK ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan 3M protokol covid19.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here