Hendak Maju Di Pilkada Toraja Utara 2020, Ini Curhatan Yohanis Bassang

3428
0
Yohanis Bassang.

Updatekareba.Com, Toraja – Salah satu Bakal calon Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang, memastikan niatnya maju dalam Pilkada Toraja Utara tahun 2020 mendatang.

Wakil Bupati Mimika ini pun menyampaikan curhatannya didepan awak media saat ngopi bareng di kediamanannya Pasar Bolu, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, Jumat (7/6/2019) malam.

Yohanis Bassang kembali mengutarakan kisahnya selama menduduki jabatan Wakil Bupati Mimika, Papua. Dalam pengalamannya itu, Bassang menganalogikan sebuah cerita tentang seeokor kodok berjiwa polos dengan kalajengking yang licik dan durhaka.

Bassang mengisahkan tentang berbagai dinamika yang dihadapi selama hampir empat tahun mendampingi Bupati Eltinus Omaleng.

Ia seolah menggambarkan bagaimana beratnya ketika keinginan untuk membuat sesuatu lebih baik, namun selalu dihadapkan dengan berbagai tantangan.

“Rupanya untuk melakukan hal baik ini memang sangat banyak tantangannya, terlalu besar. Orang-orang di sekeliling kita pun bisa menjadi kalajengking (licik),” kata Bassang.

Akan tetapi, Bassang meyakini bahwa masih banyak orang yang tetap konsisten melakukan hal baik meski berada di tengah dinamika dan berbagai tantangan berat.

“Banyak orang yang penuh rasa percaya diri bahwa ketika melakukan sesuatu yang baik dengan penuh kesabaran, yakin Tuhan akan menolong kita. Tapi memang butuh waktu untuk menjadi baik,” ujarnya

Bassang mengaku, kisahnya berdasarkan pengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan di Mimika seperti cerita kodok dan kalajengking.

Kisah dari seekor kodok berjiwa polos dengan kalajengking licik dan durhaka itu tidak dijelaskan secara spesifik, namun sepertinya digambarkan terhadap dinamika politik dan pemerintahan saat ini.

Ketika Bassang menceritakan pengalamannya itu, seisi ruangan terenyuh. Seluruh jurnalis pun hanya menyimak.

Berikut ceritanya:

Kodok ini ketika di sungai senangnya luarbiasa melompat sana sini. Dia bisa menyeberangi sungai kapan pun dia mau. Sedangkan kalajengking ini, kalau dia melompat maka sudah pasti akan tenggelam di sungai

Suatu ketika, kalajengking bilang sama kodok, apakah engkau bisa membantu saya menyeberangi sungai ini? Lalu kodok menjawab, saya tidak mau karena kau kan tukang patok (sengat) dan suka patok orang akhirnya mati. Kalau saya bantu menyeberang, nanti kau patok dan saya juga mati

Tetapi kalajengking semakin licik, dia bilang ‘kodok bodok’ kalau saya patok kau, kau akan mati dan saya juga pasti tenggelam. Kodok dengan polosnya menjawab, iya juga ya

Akhirnya kodok dengan polosnya menghampiri kalajengking di pinggir sungai, lalu kalajengking melompat di atas punggung kodok. Si kodok kemudian membawanya untuk menyeberangi sungai itu

Tetapi setelah hampir sampai di seberang sungai itu, kalajengking sudah perkirakan dia bisa melompat ke daratan, dia kemudian mematok kodok itu dan mati. Sedangkan kalajengking dengan gembira sudah berhasil menyeberang, walaupun dia harus menghianati sang kodok 

Namun sebelum dia mati, kodok itu sempat berseru bahwa engkau kalajengking sudah berjanji tidak mematok saya. Kalajengking menjawab, kalau saya tidak tipu kau, manamungkin saya bisa menyeberang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here