Indonesia Science Expo, Ajang Ilmu Pengetahuan Milik Masyarakat Indonesia

351
0
Handover.

Updatekareba.Com, Jakarta – Sejak diselenggarakan pertama kali pada tahun 2015, Indonesia Science Expo (ISE) konsisten menjadi ajang untuk memperkenalkan hasil -hasil terkini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Juga menjadi wadah bagi penyedia dan pemakai hasil riset di berbagai sektor. ISE kali ini akan diselenggarakan pada Rabu sampai Sabtu, 23-26 Oktober mendatang di ICE BSD, Serpong, Tangerang Selatan.

Tahun ini, ISE 2019 akan mengangkat tema besar keanekaragaman hayati.

“Kami berharap masyarakat bisa mengetahui potensi hayati negeri ini sangat besar untuk menjadi dasar dalam kolaborasi dengan teknologi tinggi dari berbagai bidang. Dengan begitu ajang ISE akan menjadi ajang ilmu pengetahuan milik masyarakat,” jelas Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Laksana Tri Handoko pada Highlight Program ISE 2019 pada Jumat (18/10) di Jakarta.

Di ISE 2019, keanekaragaman hayati Indonesia akan hadir dalam berbagai sentuhan teknologi dan inovasi yang akan ditampilkan lewat berbagai aktivitas seperti eksibisi hasil penelitian dari lembaga penelitian, perguruan tinggi dan industri; Science Movie; Science Show; Talkshow; seminar dan konferensi internasional; temu bisnis; juga beragam kegiatan kompetisi ilmiah generasi muda dalam LIPI Youth Science Fair.

Jika ISE 2018 mengangkat Celebrating Science and Innovation sebagai tagline, ISE 2019 mengambil Today and Beyond.

“Today and Beyond dipilih karena sains tidak hanya untuk hari ini saja namun juga untuk keberlanjutan dalam jangka panjang,” ungkap Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Agus Haryono.

Dirinya menjelaskan, pameran diisi oleh lebih dari 300 booth dari berbagai partisipan dengan beragam latar belakang.

“Seluruh kontributor bergabung untuk menyampaikan kiprahnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Meskipun menjadi kontributor utama ISE 2019, Agus menegaskan bahwa ISE bukan hanya milik LIPI. “ISE 2019 adalah acara milik Indonesia,” jelas Agus.

Sekretaris Utama LIPI, Nur Tri Aries mengungkapkan ada yang spesial dari penyelenggaraan ISE 2019.

“ISE tahun ini juga akan menjadi ajang penyelenggaraan kompetisi International Exhibition for Young Inventors (IEYI) dimana Indonesia menjadi tuan rumah yang ketiga kalinya,” ungkapnya.

“Nantinya, 11 partisipan internasional akan berpatisipasi dalam IEYI dan kita ingin menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi yang besar untuk bersaing kancah Internasional,” tandasnya.

Bagi Nur, ajang ini menjadi kesempatan untuk dapat melihat invensi dan inovasi teknologi dari negara lain untuk menggugah inspirasi generasi muda Indonesia.

“Jadi, perhatian pemerintah begitu diharapkan. Ini kami buka dari awal agar seluruh masyarakat dan media dapat menyebarluaskan agar memacu siswa-siswa sebagai generasi ilmiah Indonesia,” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here