Ingat 3 Hari Lagi KPUD Tana Toraja Lanyani Formulir A5

338
0

Updatekareba.Com, Toraja – Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta masyarakat yang ingin pindah tempat memilih pada Pemilu 2019 untuk segera mengurus proses administrasi pindah memilih. Sesuai aturannya, proses administrasi pindah memilih itu hanya bisa dilakukan selambat-lambatnya 30 hari sebelum hari pemungutan suara yang akan berlangsung pada 17 April 2019.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan hak pilih bagi para pemilih yang berada di pengawasan dan di luar domisili KTP elektronik, seperti yang sedang belajar, nyantri, kuliah, bekerja, menerjemahkan, narapidana atau tahanan, dan tertimpa bencana alam.

Layanan pindah memilih tersebut dengan Formulir A5 yang dapat diperoleh di KPU Kabupaten / Kota asal atau terdekat, paling lambat 17 Februari 2019 agar terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di daerah pindahan atau saat pemungutan suara hari ini.

Cek nama Anda dalam DPT, KLIK https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id/ atau aplikasi mobile via playstore “KPU RI Pemilu 2019”.

“Batas waktunya 30 hari sebelum pemungutan suara, di undang-undang itu aturannya begitu,” ujar Ketua KPUD Tana Toraja, Rizal Ramda, Kamis (14/2/2019) siang.

Rizal menjelaskan proses administrasi yang perlu dilakukan masyarakat diawali dengan menginformasikan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau KPU Kabupaten atau Kota asal atau tujuan. Setelah itu, data pemilih terkait akan dihapus dari TPS awalnya.

Setelah itu, calon pemilih akan mendapatkan formulir A5. Formulir tersebut digunakan sebagai bukti bahwa yang bersangkutan telah pindah memilih.

Formulir A5 bisa didapatkan pemilih dengan menunjukkan e-KTP maupun identitas lainnya.

“Nah formulir A5 itu nanti dibawa ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di mana anda akan memilih,” jelas Rizal Ramda.

Ilham menjelaskan, pemilih yang pindah memilih akan dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Meski demikian, jika pemilih sudah melewati batas waktu pengadministrasian pindah memilih atau lewat dari 30 hari jelang hari pemungutan suara, maka yang bersangkutan akan dimasukkan dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Mereka yang masuk ke DPK, diberi kesempatan untuk memilih satu jam terakhir sebelum waktu pemungutan suara ditutup, yaitu pukul 12.00-13.00. Syarat pemilih DPK bisa menggunakan hak pilihnya, adalah dengan membawa e-KTP.

Rizal pun meminta masyarakat yang akan pindah tempat memilih untuk segera mengurusnya. Hal ini, kata Rizal akan berkaitan dengan logistik pemilu seperti surat suara atau memungkinkan untuk menambah TPS di lokasi yang banyak pemilih menggunakan formulir A5.

“Kalau mengurus dokumen pindah memilih lebih awal, KPU dapat melakukan persiapan secara optimal dan meminimalisir pemilih yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya,” pungkas Rizal.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here