Ini Penjelasan Pemkab Toraja Utara Soal Pembongkaran Bangunan Di Bantaran Sungai

464
0

Updatekareba.Com, Toraja – Tim teknis penertiban bangunan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (SATPOL.PP & Damkar), Dinas PUPR, Dinas PMPTSP, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD dan Dinas Kesehatan serta Pemerintah Kecamatan Rantepao, mengeksekusi pembongkaran kurang lebih 12 bangunan kios yang berdiri disepanjang sempadan sungai di jalan Frans Karangan (Lembah Keramat) Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Selasa (13/8/2019) kemarin.

Kepala Satpol PP Dan Damkar Toraja Utara Andarias Sesa di lokasi penertiban menjelaskan 12 bangunan kios yang ditertibkan tersebut telah melanggar ketentuan dan aturan pendirian bangunan khususnya pelanggaran atas larangan mendirikan bangunan di sepanjang garis sempadan sungai, aturan jarak bangunan dengan sempadan jalan, dan tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan.

Untuk diketahui, terkait ketentuan pendirian bangunan disepanjang sempadan sungai dan jalan, Pemerintah Kabupaten bersama DPRD Toraja Utara di tahun 2018 lalu telah menerbitkan dan mensosialisasikan kepada publik Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Sempadan Jalan Dan Sempadan Sungai yang mana dalam Perda ini juga turut diatur sanksi bagi pemilik bangunan yang melanggar ketentuan aturan tersebut.

“Sementara di hirarki produk hukum yang lebih tinggi, ketentuan sejenis juga diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai dan Peraturan Menteri PUPR¬†¬†Nomor 28 Tahun 2015 Tentang Garis Penetapan Sempadan Sungai Dan Danau,” kata Andarias Sesa.

Mengenai prosedur penertiban yang ditempuh pemerintah, Andarias Sesa juga menjelaskan sudah dijalankan sesuai ketentuan yakni dengan memberikan surat teguran (peringatan), melakukan komunikasi langsung dengan pemilik bangunan agar membongkar sendiri bangunannya, hingga penindakan (pembongkaran) langsung oleh aparat Tim Gabungan Penertiban dengan tetap mengedepankan prinsip persuasif dan pengayoman di lapangan.

“kita juga menghimbau kepada semua personil agar melaksanakan kegiatan penertiban ini secara persuasif dan melaksanakan tugas sesuai aturan karena mereka adalah keluarga kita,” jelas Kepala Satpol.PP

Andarias Sesa berharap agar penertiban bangunan yang dilakukan hari ini dapat memicu terbangunnya kesadaran di masyarakat dan semua pihak untuk mengikuti aturan pendirian bangunan sebagaimana ketentuan yang berlaku.

“Ini merupakan pelajaran bagi masyarakat agar mentaati aturan yang telah dibuat oleh Pemerintah Daerah agar tidak melanggar aturan secara khusus peraturan yang melanggar sempadan jalan dan sempadan sungai agar hal ini betul-betul diperhatikan oleh masyarakat, itu harapan saya agar masyarakat tidak terkena lagi penertiban seperti ini,” tambahnya.

Sementara terkait suksesnya pelaksanaan penertiban bangunan pagi tadi oleh Tim Gabungan yang dilaporkan berjalan dengan aman dan tertib, Bupati Kalatiku Paembonan dalam Apel Laporan Pelaksanaan Penertiban menyatakan apresiasi dan terima kasihnya atas kerjasama dan peran semua pihak, aparat bersama masyarakat sehingga proses penertiban tadi dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti.

Bupati Kalatiku melihat dengan suksesnya penertiban ini menjadi momentum sekaligus catatan penting bagi Pemkab Toraja Utara dalam penegakan hukum yang mutlak ditegaskan untuk menciptakan ketertiban demi kepentingan umum, karena menurut Bupati tanpa ketegasan dalam penegakan aturan, kehidupan akan berjalan sendiri- sendiri dan berdampak pada timbulnya berbagai masalah sosial yang dapat merugikan masyarakat luas.

Eksekusi penertiban langsung bangunan yang digelar hari ini telah memiliki instrumen hukum yang jelas melalui Surat Keputusan Bupati Toraja Utara Nomor: 669/VIII/2019 Tentang Penertiban/Penataan Bangunan Yang Tidak Memiliki Izin Mendirikan Bangunan Dan Melanggar Garis Sempadan Jalan Dan Garis Sempadan Sungai Di Tepi Jalan Frans Karangan Lingkungan Lembah Kelurahan Mentirotiku Kecamatan Rantepao.

Selain menurunkan personil SATPOL.PP Dan Damkar, untuk menjamin keamanan dan ketertiban proses eksekusi bangunan kios yang bermasalah pagi tadi, Pemkab Toraja Utara turut didukung personil TNI dari Kodim 1414, personil Kepolisian Polres Tana Toraja dan juga personil Brimob Datasemen B Parepare.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here