Ini Tanggapan Irjen Pol Drs Frederik Kalalembang Soal Covid-19 Di Toraja

5081
0
Irjen Pol Drs Frederik Kalalembang (Analis Kebijakan Utama Bid Polair Baharkam Polri).

Updatekareba.Com, Toraja – Peran dan tangung jawab Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid -19, baik Tana Toraja dan Toraja Utara sangat lah berat.

Tanggung jawab terhadap penanganan, pencegahan penyebaran Covid-19 di dua kabupaten kembar ini tidaklah gampang.

Dibutuhkan kerjasama dari semua pihak. Peran tokoh masyarakat, pemuka agama sangatlah
penting.

Hal ini pulalah yang mendorong Irjen Pol Drs Frederik Kalalembang (Analis Kebijakan Utama Bid Polair Baharkam Polri) salah seorang Putra terbaik Toraja  memberikan sumbangsih pemikirannya tentang betapa bahayanya penularan Covid -19 ini.

( Di kutip dari  FB beliau)
” Yth.Bapak, Ibu sangtorayaan….
Memaknai kasus Covid 19 saat ini semakin meresahkan dan tentunya kita semua harus lebih waspada lagi, jangan kita menaggap enteng atau biasa-biasa saja masalah Covid 19 karena tidak sedikit korban setiap hari yg terpapar dan bahkan sampai meninggal dunia”.

Hari ini (red: 2 juli 2020) kami keluarga dikagetkan dengan meninggalnya Ananda Kompol Yeri Mangiri secara tiba-tiba dan memang gejala yang dirasakan almarhum adalah sejak tanggal 20 Juni 2020 saat  kembali dari Toraja.

Badanya dan tulang-tulangnya serta kepala yang terasa sakit luar biasa dan waktu itu Almarhum telepon saya menyampaikan kalau sakitnya luar biasa dan saya sampaikan kamu segera Rapid test dan Swab dan beberapa hari kemudian tepatnya tanggal 25 Juni dia laksanakan Rapit Test

Hasilnya Negatif dan saya sampaikan lagi ke Ananda Yeri tetap harus lakukan swab karena gejala yang kamu rasakan sudah mengarah ke tanda-tanda penyakit Covid sehingga almarhum mengulangi lagi dengan melakukan Swab pada tgl 28 Juni namun hasilnya masih menunggu sampai tiba-tiba semalam tgl 1 Juli 2020 dilarikan kerumah sakit Bhayangkara Makassar dan meninggal dirumah sakit.

Awal dikatakan oleh keluarga kalau meninggalnya karena penyakit Jantung namun setelah siang hari keluar hasil test swab yang dilaksanak pada tanggal 28 Juni dan dinyatakan Positif.

” Dengan kejadian tersebut mari kita lebih waspada lagi tetap jaga jarak, ikuti protokol Covid 19 seperti apa yg disampaikan pemerintah dan ini memang fakta, nyata sehingga kalau ada yang mengatakan tidak perlu pakai masker tidak usah takut maka saya sampaikan kita abaikan saja, tidak ada salahnya kalau kita hidup sehat dengan tetap waspada dan mengikuti anjuran pemerintah”.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here