INOVASI DAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS ( Oleh : Dr. dr. SISWANTO PABIDANG, SH, MM)

489
0
Siswanto Pabidang.

Updatekareba.Com – Menarik sekali tema Hari Jadi Toraja Utara ke-12 tahun ini, yaitu Peningkatan Produktivitas Dan Inovasi Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru.

Melalui tulisan ini kita akan melihat apa itu inovasi, produktivitas dan bagaimana hubungannya.
Setiap daerah berlomba-lomba melakukan inovasi sesuai dengan potensi dan kemampuan
yang dimiliki masing-masing daerah.

Inovasi ini akan mendongkrak potensi daerah untuk percepatan pembangunan menuju kesejahteraan masyarakatnya.
Para pimpinan daerah harus bisa merangsang jajaran dan masyarakatnya menemukan
inovasi tersebut. Kreativitas muncul karena ada tantangan dan daya pikir ke depan.

APA ITU INOVASI

Wikipedia (https://id.m.wikipedia.org) mengartikan inovasi atau reka baru (bahasa Inggris: innovation) adalah suatu proses dan/atau hasil pengembangan pemanfaatan/mobilisasi pengetahuan, keterampilan (termasuk keterampilan teknologis) dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk (barang dan/atau jasa), proses, dan/atau sistem baru, yang memberikan nilai yang berarti atau secara signifikan (terutama ekonomi dan sosial).

Inovasi merupakan proses kreatif dan interaktif yang melibatkan kelembagaan pasar dan non pasar. Inovasi merupakan suatu gagasan baru (the successful exploitation of a new idea).

Selanjutnya pada tulisan ini kata inovasi yang dipakai bukan reka baru karena kata inovasi
sudah lazim dan lebih dikenal. Suatu inovasi dapat bersifat baru bagi suatu perusahaan, pasar, negara, daerah, atau jagat raya. Namun dalam suatu kegiatan inovasi merupakan proses penciptaan dari inovasi itu sendiri.

BAGAIMANA MENEMUKAN INOVASI

Cobalah kumpulkan sekelompok orang baik masyarakat atau pegawai kantor lalu menyuruh
membuat suatu inovasi yang mereka akan lakukan atau cukup dalam bentuk ide saja, maka
pasti banyak yang kebingungan. Kenapa? Karena mereka memikirkan yang muluk-muluk.
Saking muluknya maka ide itupun tak pernah muncul.

Sesungguhnya ide inovasi banyak di sekeliling kita, bahkan setiap saat ada di lingkup kegiatan kita.

Apa itu? Masalah. Apa? Ya, masalah atau permasalahan itu sendiri. Dari hasil kerja kita yang tidak mencapai target bisa dibuat suatu inovasi. Dari lingkungan kita yang masih menimbulkan masalah, banjir, sampah, tanah longsor bisa dibuat inovasi penyelesaian. Dan banyak lagi tergantung bidang yang digeluti.

Selain adanya permasalahan tersebut, juga perlunya banyak bersosialisasi dan interaksi dengan sekitar kita. Semua masukan atau kritikan itu juga dapat dijadikan bahan perbaikan diri dan kinerja melalui suatu inovasi.

ATM adalah cara cepat menemukan inovasi. Apakah ATM itu? ATM adalah kepanjangan
dari Amati, Tiru, dan Modifikasi.
Amati berarti kita harus benar-benar mencari dan mengetahui model apa yang harus diadopsi.

Tiru berarti mulai memilih untuk mulai mengambil model yang akan kita pakai.

Proses ini memutuskan untuk membuang hal-hal yang buruk dan mengambil hal-hal yang
baik. Sedangkan, Modifikasi berarti mengubah model yang ada dengan menambahkan hal-hal yang baru (https://arryrahmawan.net)

MANFAAT INOVASI

Ada empat (4) manfaat inovasi (https://studilmi.com), yaitu:
1). Memecahkan Permasalahan
2). Meningkatkan Produktivitas
3). Menampilkan Kualitas
4). Mengalahkan Pesaing Tangguh
Seringkali permasalahan yang tidak terlihat dan tidak mungkin diselesaikan menjadi penghambat dalam bekerja. Untuk itu segera tinggalkan pola kerja lama dan penyelesaian masalah dengan cara lama. Segera berpikir kreatif dan membangun kebersamaan anggota tim.

Karyawan yang sudah menurun produktivitasnya dan bermalas-malasan, penyelesaian kerja
yang selalu ditunda, mereka ini perlu dievaluasi kenapa bisa terjadi demikian.

Apakah ada aturan yang kaku dan membuat terkekang? Apakah ruangan kerja yang semrawut? Jika
ditemukan demikian maka segera temukan solusinya melalui inovasi agar semangat segera pulih dan produktivitas kerja meningkat juga.

Pesaing di sekitar kita pasti terus meningkatkan kualitas produknya. Kompetitor ini jadikan pemacu semangat berbenah diri dan tidak hanya dipandang sebagai musuh saja. Ciptakan inovasi yang unik agar daya saing tetap terjaga.

Jika kita seorang pemikir inovatif maka pesaing yang tangguh sekalipun dapat dikalahkan
dengan cara merancang produk baru, meningkatkan kualitas yang bisa diandalkan, dan sebagainya.

Contoh Program Inovasi Desa (PID) (https://www.pengadaanbarang.go.id) seperti PID Konservasi Bambu sebagai alternatif untuk Menjaga Sumber Air dan Debit Air Embung
Pertanian, PID Menghidupkan Kembali BUMDes yang dibekukan, dan sebagainya.

Untuk Inovasi Pelayanan Publik (https://www.kominfo.go.id) sesuai Top 45 tahun 2019, di Kabupaten Bandung dengan inovasi BATIK (Bandung Anti Kantong Plastik) Berbasis Kearifan Lokal, di Kabupaten Bantul dengan inovasi SIPERKASA (Mengatasi Masalah Pasca Panen Mendukung Ketahanan Pangan), dan sebagainya.

APA ITU PRODUKTIVITAS

Dalam sebuah perusahaan, masalah utamanya adalah produktivitas tenaga kerja yang
rendah, padahal perusahaan hidupnya dari laba, untuk itu perusahaan harus meningkatkan
produktivitas sumber daya manusianya (SDM). Bagaimana dengan produktivitas staf atau
karyawan pada pemerintahan? Tentu saja sama masalahnya yaitu pada SDM juga.

Produktivitas dalam bahasa Inggris adalah Productivity terdiri dari Product dan Activity yang artinya adalah kegiatan untuk menghasilkan sesuatu, baik itu berupa produk ataupun jasa/layanan (https://ilmu manajemenindustri.com)
Produktivitas untuk mengukur efisiensi seseorang, mesin, pabrik ataupun sistem dalam mengubah Input (Masukan) menjadi Output (Keluaran) yang diinginkan.

Input dalam produktivitas dapat berupa sumber daya yang digunakan seperti modal, tenaga kerja, bahan (material) dan energi, sedangkan Output berapa jumlah unit produk atau pendapatan yang
dihasilkan.

BAGAIMANA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS

Sebagaimana diketahui bahwa produktivitas merupakan kumpulan hasil-hasil dan berhubungan dengan sumber daya untuk meningkatkan efesiensi dalam menggunakan daya yang digunakan.

Efektifitas adalah cara mengukur keberhasilan dalam mencapai
tujuan dan efesiensi adalah cara mengukur kehematan penggunaan sumber (https://www.sodexo.co.id)
Produktivitas adalah perbandingan dari beberapa keluaran dengan beberapa masukan, maka rasio produktivitas bisa diperbesar dengan melakukan beberapa cara, antara lain:

1). Irit dan Tidak Boros, pengurangan penggunaan sumber daya untuk memperoleh jumlah hasil produksi,
2). Produksi Maksimal, penggunaan sumber daya yang sama untuk meraih jumlah hasil
produksi yang lebih besar.

Agar produktivitas meningkat, maka secara garis besar perlu memperhatikan tiga hal
berikut:
1). Meningkatkan jumlah Output, 2). Mengurangi tenaga kerja, dan 3). Menambahkan tenaga kerja dan menaikkan jumlah Output.

HUBUNGAN INOVASI DAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS

Dalam suatu penelitian yang dilakukan Sagung dan Ayu Dewi diketahui bahwa perilaku
inovatif berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja di Bumbu Bali Restoran.

Artinya bahwa adanya perilaku inovatif yang ditingkatkan dengan mendorong kreatifitas karyawan dapat meningkatkan kinerja karyawan (https://inobis.org)
Pada tahun 2015 Febriana Emilia Dano melakukan penelitian dengan hasil sebagai berikut, terdapat hubungan signifikan antara inovasi dan produktivitas kerja pegawai kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa dan Kelurahan Provinsi Sulawesi Selatan dengan tingkat pengaruhnya sedang (eprints.unm.ac.id).

PENTINGNYA SDM YANG KREATIF, INOVATIF DAN PRODUKTIF

Sejatinya, manusia yang memegang peran besar dalam sebuah organisasi atau
perusahaan.

Manusia yang menjadi motor penggerak semua komponen yang ada dalam organisasi, sehingga manusia yang menjadi ujung tombak dari pengelolaan organisasi secara keseluruhan.

Untuk melakukan perubahan ke arah yang positif, maka dibutuhkan manusia-manusia andal yang mampu mencari strategi yang tepat dan unik guna memenangkan persaingan.

Seperti diketahui bahwa sumber daya manusia atau karyawan berperan dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pengendalian organisasi demi pencapaian misi yang maksimal.

Demikian vitalnya manusia dalam organisasi, sehingga untuk dapat menjalankan organisasi dengan baik, maka manusia haruslah kreatif, inovatif, dan produktif
(https://www.djknkemenkeu.go.id)
Kreatif dan inovasi pada setiap lembaga pemerintah yang ingin maju harus menguatkan di internalnya terlebih dahulu, dengan demikian ketika di internalnya sudah kuat dan menghasilkan produk organisasi yang siap dan solid, otomatis ketika menghadapi
permasalahan eksternal maka organisasi tersebut dapat mengatasinya.(*)

(*) ; Siswanto Pabidang, Founder PDkT Toraja Utara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here