Inovasi Desa: Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

305
0
Handover.

Updatekareba.Com – Beberapa waktu lalu diadakan Bursa Inovasi Desa di Kabupaten Toraja Utara. Animo Desa luar biasa karena melalui inovasi tersebut diyakini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa itu sendiri dan tentunya pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Toraja Utara.

Apalagi sekarang ini dengan adanya Anggaran Dana Desa dari Pemerintah Pusat maka dari aspek ketersediaan dana boleh dikata sudah terjamin. Tinggal bagaimana para Kepala Desa (Toraja: Kapala Lembang) bersama dengan masyarakat dan elemen masyarakat menyusun program kerjanya.

Permendes No. 48 Tahun 2018 Tentang Pedoman Umum Program Inovasi Desa, dapat dijadikan pegangan dalam melakukan inovasi di desa agar sesuai aturan yang berlaku.

Dalam UU No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa, memberikan kewenangan kepada Desa, antara lain kewenangan berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal sekala Desa.

Dengan adanya Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), Desa diharapkan meningkat kemampuannya untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya secara efektif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa.

Apakah Inovasi itu?

Inovasi dalam arti luas adalah proses dari hasil pengembangan pemanfaatan dan pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman baik secara individu maupun kelompok untuk menciptakan atau memperbaiki sebuah produk baik dalam bentuk barang atau jasa yang dapat meberikan nilai tambah baik dalam bidang infrastruktur, sumber daya manusia, ekonomi, dan sosial budaya (https://risehtunong.blogspot.com)

Ciri-ciri sebuah inovasi seperti khas, baru, terencana, dan memiliki tujuan. Yang dimaksud khas adalah memiliki ciri khas yang tidak dimiliki ataupun ada pada ide ataupun gagasan yang tidak ada sebelumnya.

Ciri baru artinya setiap inovasi haruslah merupakan ide ataupun gagasan baru yang memang belum pernah diungkapkan ataupun dipublikasikan sebelumnya. Ciri terencana yaitu sengaja dibuat atau direncanakan untuk mengembangkan objek-objek tertentu atau dengan kata lain kegiatan yang sudah direncanakan sejak awal, sedangkan ciri memiliki tujuan adalah misalnya untuk mengembangkan objek-objek tertentu.

Inovasi Desa

Pengertian Inovasi Desa adalah proses pengembangan pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman yang dipetik dari hasil kerja desa-desa dalam melaksanakan pembangunan desa, baik yang sudah ada atau terbaru dalam bentuk barang atau jasa yang dapat memberikan nilai tambah secara berkelanjutan, baik melalui pembangungan infrastruktur, pengelolaan SDM, ekonomi, dan sosial budaya.

Program Inovasi Desa (PID) berupa peningkatan produktivitas perdesaan, dengan bertumpu pada pengembangan ekonomi, peningkatan kualitas SDM, dan pemenuhan dan peningkatan infrastruktur perdesaan.

Pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, baik pada ranah pengembangan usaha masyarakat maupun yang diprakarsai Desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDes Bersama), serta Produk Unggulan Desa (Prudes) dan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) guna menggerakkan dan mengembangkan perekononian Desa.

Peningkatan kualitas SDM, berkaitan antara produktivitas perdesaan dengan kualitas SDM melalui investasi di bidang pendidikan dan kesehatan dasar.

Sedangkan pemenuhan dan peningkatan infrastruktur perdesaan yang berpengaruh langsung terhadap perkembangan Desa dan memiliki dampak menguat-rekatkan kohesi sosial masyarakat perdesaan.

Memperluas jaringan akan menambah pengetahuan dan wawasan untuk mendapatkan ide-ide inovatif desa di desa lainnya.

Semisal adanya 10 Program Inovasi Desa (htpss://folderbisnis.com), seperti: 1). Air Sungai, 2). Teknologi Air Sumur, 3). Konservasi Bambu, 4). Pengukuran Kepemilikan Tanah, 5). Mengaktifkan BUMDes yang dibekukan, 6). Mengolah Limbah, 7). Penguatan Tenaga Ahli, 8). Membangun Sekolah, 9). Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, dan 10). BPJS Desa Mandiri.

Untuk Toraja baik di Tana Toraja maupun di Toraja Utara, sangat penting melihat potensi yang dimiliki, semisal keindahan alam yang dimiliki, budaya, dan keunikan peninggalan tradisi nenek moyang. Atau adanya persoalan yg bisa diselesaikan melalui inovasi, seperti persoalan sampah, maka dapat dilakukan inovasi pembuatan pupuk kompos asal sampah.

Masuknya Tana Toraja dan Toraja Utara dalam lokus Kabupaten Stunting maka inovasi dapat dilakukan dalam pemberdayaan kelompok ibu-ibu menurunkan stunting.

Jika Pemerintah Pusat telah menyiapkan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, maka tugas Desa/Lembang adalah memanfaatkannya sesuai pedoman dan petunjuk yang ada.

Desa bisa melalukan percepatan pembangunan dan kesejahteraan di desanya, melalui Program Inovasi Desa yang sesungguhnya merupakan program solusi mempercepat menanggulangi kemiskinan dengan memanfaatkan Dana Desa tersebut.

Mari semua Desa/Lembang di Toraja berlomba-lomba memajukan desanya. Desa/Lembang Sejahtera menciptakan Kabupaten Sejahtera, dan akhirnya kita bangga: Indonesia Sejahtera!.(*)

(*) : DR. Dr. Siswanto Pabidang, SH, MM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here