IPPEMSI Makassar ; Ada apa dibalik Proyek Jalan Poros Kecamatan Mappak Tana Toraja

718
0
Handover.

Updatekareba.Com, Toraja – Pembangunan jalan poros Mappak, mulai dari perbatasan dengan kabupaten Mamasa menuju ke Kondodewata, dengan anggaran sebesar Rp 7 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2019 kini dalam tahap pelaksanaan.

Namun dalam tahap pelaksanaan yang sedang berlangsung terlihat suda terjadi kerusakan dibeberapa titik yang penyebabnya belum jelas. Apakah memang kondisi alam? ataukah perencanaan yang tidak maksimal?

Melihat kondisi tersebut Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang-Mappak (IPPEMSI) Makassar angkat bicara.

Rei Naldo selaku Ketua umum IPPEMSI menyampaikan, Kami telah turun langsung melihat kondisi proyek pembangunan jalan poros Saruran-Kondodewata memang masih dalam tahap pelaksanaan akan tetapi di beberapa titik yang suda dikerjakan terjadi kerusakan yang serius.

Lanjut’ melihat kondisi di lokasi kami menghubungi dinas terkait dalam hal ini dinas PURP Kabupaten Tana Toraja Yanti Mapaliey, meminta penjelasan atas kondisi proyek, Sabtu (22/2/2020).

Yanti Mapaliey selaku kepala dinas PURP menjelaskan, Proyek yang berjalan itu sepenuhnya masih tanggungjawab kontraktor dan kami akan tinjau dulu penyebabnya. Apakah bencana alam atau sebagainya yang mengakibatkan kerusakan,”kata Yanti.

Dia juga menyampaikan ucapan trimakasih atas informasi yang diberikan oleh DP-IPPEMSI,”Tutup Rei Naldo.

Selain itu, Pernyataan kepala dinas PURP tersebut mendapat respon dari Herianto Ebong selaku sekretaris umum IPPEMSI.

Seharusnya persoalan ini suda terlebih dahulu diketahui dinas PURP sebagai pengawas namun faktanya kejadian yang suda terjadi dan suda menjadi pembahasan publik sampai saat ini belum ada tindakan dari pihak terkait mengenai kejelasan permasalah di lapangan, “Tegas Heri.

Lebih lanjut, Yang lebih ditakutkan, jangan sampai proyek yang sedang berjalan memang betul hanya dikerjakan asal-asalan dikarenakan kurangnya pengawasan dari pihak terkait, “Tutup Heri.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here