IPPEMSI Soroti Kinerja Polres Tana Toraja

523
0
Handover.

Updatekareba.Com, Toraja – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang-Mappak (IPPEMSI) Makassar menuntut Kapolres Tana Toraja segera mengungkap kasus Ke-25 Kepala Lembang terkait penyala gunaan dana desa.

Langkah dan sikap tegas Polres Tana Toraja yang diungkapkan pada konferensi pers oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) AKBP Julianto P Sirait, yang dirilis benerapa media pada bulan Mei yang lalu. Mengungkapkan bahwa, Kurang lebih ada 25 Kepala Lembang (Kalem) di Tana Toraja dan Toraja Utara diperiksa polisi terkait dugaan penyalah gunaan dana desa 2016-2018. Yang beberapa diantaranya bakal jadi tersangka.

Pernyataan sikap Polres Tana Toraja tersebut mendapat tanggapan dari Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa-Simbung Mappak (IPPEMSI) Makassar.

Rei Naldo selaku Ketua Umum IPPEMSI mengungkapkan, untuk diketahui dengan mangendapnya kasus dugaan korupsi tersebut berakibat pada pemilihan kepala lembang di beberapa tempat yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini, yang didalamnya diikuti oleh beberapa calon incumbent.

“Lanjut Rei Naldo, pertimbangan bagi masyarakat untuk memilih pemimpin tingkat lembang dalam waktu dekat ini tentu akan timbul keraguan pada masyarakat dikarenakan ketakutan jangan sampai memilih seorang incumbent yang dalam hal ini kemungkinan masuk dalam sona tersangka kasus korupsi penyalah gunaan ADD,” kata Rei Naldo

Rei Naldo mengungkapkan untuk itu dengan tegas kami memperingatkan Polres Tana Toraja segera memperjelas kasus tersebut yang saat ini dinilai sudah menjadi polemik di tengah masyarakat.

Selain itu Herianto Ebong selaku Sekretaris Umum IPPEMSI juga dengan tegas mengatakan, persoalan terkait tindak korupsi ADD ini memang sangat abu-abu untuk dibicarakan saat ini dikarenakan mandeknya proses penyelidkan di Polres Tana Toraja yang suda berapa bulan sejak penyataan di media tak kunjung juga memberikan kepastian ke publik.

Herianto Ebong juga menyampaikan ketakutan mereka dengan mandeknya kasus tersebut dijadikan alat politik untuk saling menjatuhkan demi memenangkan pertarungan yang tentunya merugikan masyarakat serta salah satu pihak yang ikut bertarung terkhusus pada pemilihan kepala lembang.

“Maka dengan tegas kami menyatakan sikap akan mengawal persolan ini untuk segera diungkapkan kebenarannya.” Tutup pria yang kerap disapa Heri itu.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here