Jelang Pelantikan Presiden, Wakil Bupati Rinto Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Perdamaian

139
0
Yosia Rinto Kadang.

Updatekareba.Com, Toraja – Menjelang Pelantikan Ir. H. Joko Widodo – Ma’aruf Amin sebagai Presiden/Wakil Presiden RI terpilih Periode 2019-2024, Kepala Daerah Pemerintah Toraja Utara mengharapkan kepada masyarakat untuk bersama-sama menciptakan kondisi daerah yang sejuk dan aman.

“Mari terus memelihara dan menjaga kedamaian, demi terwujudnya persatuan dan kesatuan, apalagi Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih sudah diambang pintu,” kata Wakil Bupati Toraja Utara, Yosia Rinto Kadang, saat ditemui di kantor Bupati Toraja Utara, Kamis (17/10/2019).

Rinto sapaan Wakil Bupati Toraja Utara, menilai Toraja Utara masih kondusif, namun diharapkan seluruh elemen masyarakat untuk terus mendo’akan agar Toraja Utara dijauhkan dari berbagai kemungkinan buruk.

“Mari kita sama-sama mendukung terciptanya suasana yang kondusif, menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga daerah ini aman, damai, tentram dan kondusif sebagaimana harapan kita bersama,” kata Rinto.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Toraja Utara beserta jajaran, pihaknya juga mengucapkan selamat atas pelantikan Bapak Ir. H. Joko Widodo dan K. H. Ma’aruf Amin, sebagai Presiden/Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2019-2024.

“Semoga amanah dalam menjalankan roda pemerintahan dan terus menjaga kedamaian negeri ini,” pungkas Rinto yang juga Ketua Karang Taruna Toraja Utara.

Sementara Mendagri Perintahkan Kepala Daerah Gelar Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma’ruf.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengimbau gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia untuk menggelar doa bersama menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden, Minggu (20/10/2019).

Imbauan itu Tjahjo tuangkan dalam sebuah surat edaran yang ia kirimkan kepada jajaran kepala daerah.

“Kami sudah membuat radiogram ke semua gubernur, bupati, wali kota, kemudian kepada enam agama yang sah di negara kita mari kita lakukan doa bersama,” kata Tjahjo saat ditemui di Merlynn Park Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019).

Tjahjo mengimbau doa bersama tidak hanya dilakukan pada hari-H pelantikan.

Dalam surat edaran, ia meminta supaya doa bersama digelar tiga hari, mulai Jumat (18/10/2019) hingga Minggu (20/10/2019).

Menurut Tjahjo, doa bersama ini penting mengingat pelantikan adalah puncak dari tahapan panjang Pilpres yang sudah berlangsung.

“Supaya pelantikan presiden berjalan dengan lancar tertib,” kata dia.

Dalam surat edaran Mendagri ini tertera keterangan penulisan surat 15 Oktober 2019. Surat itu dialamatkan kepada bupati dan wali kota seluruh Indonesia.

Ada tiga poin yang dituliskan dalam surat tersebut. Pertama, mendorong partisipasi aktif warga masyarakat secara ikhlas untuk melaksanakan kegiatan doa bersama.

Poin kedua, doa bersama digelar Jumat (18/10/2019) bertempat di rumah ibadah sesuai keyakinan masing-masing. Poin ketiga, bagi umat yang beragama Islam doa bersama dapat dilaksanakan bersamaan dengan salat Jumat.

Surat itu ditandatangani langsung oleh Mendagri Tjahjo Kumolo, dengan tembusan Presiden dan Wakil Presiden RI serta sejumlah menteri dan pejabat negara lainnya.

Pelantikan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden RI 2019-2024 direncanakan digelar pada Minggu (20/10/2019). Keduanya akan dilantik di Gedung DPR/MPR RI.

MPR menyatakan, pelantikan akan dihadiri oleh seluruh mantan presiden RI. Pejabat luar negeri dari lebih dari 20 negara juga disebut bakal hadir.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here