Kapolres Tana Toraja : Pilkada Damai Butuh Peran Seluruh Stakeholder

185
0
Handover (Humas Polres Tana Toraja).

Updatekareba.Com, Toraja – Nuansa Pilkada 2020 Tana Toraja kembali menyeruak dan mulai menyita perhatian warga masyarakat, termasuk juga menjadi perhatian netizen di media sosial maupun di grup grup WA, mencuatnya kembali topik Pilkada seiring dengan mulai mengerucutnya calon calon kandidat yang akan berkompetisi di Pilkada Tana Toraja.

Untuk menjawab harapan warga masyarakat Tana Toraja akan Pilkada Damai yang aman damai dan sejuk, Polres Tana Toraja sebagai institusi pengemban amanah Kamtibmas dan mengemban tugas pengamanan pelaksanaan Pilkada, mengiringi perkembangan situasi tersebut dengan melakukan berbagai langkah langkah kepolisian yang di butuhkan untuk memastikan situasi Kamtibmas terjamin aman saat Pilkada berlangsung di Desember 2020 mendatang.

Langkah mewujudkan Pilkada Damai pun dilakukan secara dini oleh Polres Tana Toraja dengan melakukan peningkatan hubungan harmonisasi dengan berbagai kalangan dan stakeholder.

Di kantor kecamatan Makale, Kab. Tana Toraja, atas inisiasi dari kepolisian, berlangsung kegiatan Forum Diskusi Grup antara Kapolres Tana Toraja bersama dengan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat, suatu kegiatan kepolisian yang digagas untuk menyatukan persepsi sekaligus menggalang dukungan dari 3 status sosial kemasyarakatan yang memiliki peran penting ditengah masyarakat, Senin (13/07/2020).

Hadir pada kegiatan ini, Kapolres Tana Toraja AKBP Liliek Tribhawono Iryanto SIK MM, Camat Makale, Ibu Letris Parubak, Erick Crystal Ranteallo, Pastur Paroki Gereja Katolik Makale Yans Sulo Paganna, Kapolsek Makale AKP. Yakob Parinding, Danramil Makale Lettu Agustinus, dan Kasat Intelkam AKP. Slamet Paryanto.

Bukan hal mudah untuk menyatukan persepsi diantara para kalangan, namun keinginan untuk melihat Pilkada Damai terwujud, nampak jelas dengan hadirnya sejumlah tokoh masyarakat / undangan yang menyempatkan waktu duduk bersama dengan Kapolres Tana Toraja pada forum diskusi tersebut.

Kapolres Tana Toraja pada harapannya mengatakan, Polri tidak akan bisa berdiri sendiri wujudkan Pilkada Damai, Polri pun sangat membutuhkan peran dan partisipasi dari seluruh stakeholder.

” Kami sangat berharap, kepada Pak Ustadz untuk menyampaikan melalui ceramah ceramah di mesjid berikan himbauan kepada jamaah untuk saling menjaga kedamaian di pilkada, begitu juga, dengan Pak Pendeta dan Pak Pastur, mohon bantu kepolisian sampaikan ke jemaat gereja untuk menjadikan pilkada sebagai pesta demokrasi yang aman dan damai,” Harap Liliek Tribhawono Iryanto.

Forum diskusi ini juga menjadi ajang pengungkapan tekad dari Tiga Pilar, ASN, TNI Polri bersama stake holder yang hadir, untuk mendeklarasikan kesatuan dan keinginan untuk mewujudkan Pilkada Damai 2020 di Tana Toraja.

Dengan dipimpin oleh Camat Makale, Ibu Letris Parubak, seluruh peserta forum diskusi mendeklarasikan dukungan dan tanggung jawab mewujudkan Pilkada Damai 2020 di Tana Toraja.

Tidak sampai disitu, deklarasi tersebut di kukuhkan dengan penandatangan deklarasi bersama, yang di mulai dari Camat Makale, kemudian berturut turut di ikuti oleh seluruh peserta forum, termasuk dari kalangan Panwascam turut menandatangi deklarasi tersebut sebagai bentuk pernyataan Netralitas Penyelenggara dan Pengawas Pilkada.(*/UK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here